Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Gedung UMY/UMY.ac.id
Harianjogja.com, BANTUL--Sejumlah mahasiswa International Program of Accounting (IPAcc) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendapat gelar di Taiwan lewat program fast track di Asia University. Mereka dinyatakan lulus dan telah diwisuda pada 9 Juni lalu.
Mereka adalah Hadiyan Prayogo, Muhammad Arif Nurrahman, Mochamad Raihan Januardy, Pinkan Adhisa Nurulia dan Thalita Anugrah Ilhami. Program fast track merupakan program yang disediakan oleh perguruan tinggi bagi mahasiswa yang ingin menyelesaikan pendidikannya baik itu pada jenjang sarjana hingga pascasarjana pada universitas lain yang memiliki program tersebut.
BACA JUGA: Bantul Akan Gelar Pemilihan Lurah Serentak Tak Lama Lagi, Gejolak Harus Diantisipasi
Hadiyan Prayogo, menjelaskan para peserta fast track memperoleh dua gelar sarjana yakni gelar Sarjana Akuntansi (S.Ak) dari UMY dan juga gelar Bachelor of Business Administration (B.B.A) dari Asia University, Taiwan.
“Banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan dengan mengikuti program ini. Selain ilmu pengetahuan dan tentunya relasi, kami juga mendapatkan banyak pengalaman yang berharga dan tidak disangka-sangka selama program ini berlangsung,” ujarnya, Senin (20/6/2022).
Selain pada program sarjana, UMY dan Asia University juga mengadakan program fast track pada jenjang pascasarjana. Para peserta program fast track pada jenjang ini memiliki kesempatan untuk mendapatkan gelar master dalam jangka waktu satu tahun.
Salah satu mahasiswa peserta program fast track, Pinkan Adhisa Nurulia, mengatakan perkuliahan pada program tersebut dimulai sejak bulan September 2021 lalu dengan sistem daring karena masih tingginya kasus Covid-19. Lalu pada Desember 2021 akhirnya mereka berangkat ke Taiwan dan mengikuti karantina selama 21 hari.
“Setelah karantina selesai kami akhirnya dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di kampus dan tinggal di dormitory yang disediakan. Sistem pembelajaran sempat berubah-ubah dari daring lalu akhirnya luring hingga kembali ke daring lagi, bergantung pada situasi pandemi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
KRI Sriwijaya-100 resmi dikukuhkan Panglima TNI Agus Subiyanto setelah Merah Putih berkibar di atas kapal induk di Tanjung Priok.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Timnas Indonesia dinilai punya keuntungan di FIFA ASEAN Cup 2026 karena bisa menurunkan skuad penuh dan berstatus tuan rumah.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.