Debut di Maguwoharjo, Hiromu Tanaka Janji Balas Dukungan Suporter PSS
Hiromu Tanaka takjub atmosfer Maguwoharjo saat debut kandang PSS dan bertekad membalas loyalitas suporter dengan kemenangan.
Wisatawan berkunjung ke Ekowisata Sungai Mudal, Selasa (21/6/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO--Berawal dari sungai di tengah belantara hutan, Sungai Mudal kini menjelma jadi destinasi andalan di Kulonprogo.
Dikembangkan dari kocek swadaya masyarakat, sekarang Sungai Mudal justru berbalik menjadi roda penggerak ekonomi sejumlah masyarakat Banyunganti dan Gunungkelir, Jatimulyo, Girimulyo.
BACA JUGA: Kembang Soka, Air Terjun Menoreh dengan Kecantikannya yang Tak Pernah Surut
Pengelola Ekowisata Sungai Mudal, Mudi Heriyanto menerangkan hampir sekitar tujuh tahun beroperasi, Sungai Mudal terus berbenah dan berkembang. Sejumlah sarana yang dulu sederhana terus dibangun demi keamanan dan kenyamanan wisatawan.
"Dulunya itu sungai biasa tapi memang bentuknya sudah kaya gini. Tetapi kami cuma memoles bagian talut-talutnya itu agar aman," terangnya pada Selasa (21/6/2022).
"Alhamdulilah perkembangan dari zaman ke zaman sedikit demi sedikit kita ada perkembangan. Ada beberapa fasilitas jembatan, tangga, musala, toilet, kami lengkapi juga free WiFi untuk membantu pengunjung yang susah sinyal," ujar dia.
Di masa pandemi yang tengah melandai ini, kunjungan wisata di Sungai Mudal justru mencapai titik puncaknya. Pada libur Lebaran yang lalu kunjungan wisata mampu mencapai 1.500 per hari.
Padahal saat awal dibuka, pengunjung hanya sekitar 100-an orang, itu pun saat di akhir pekan. Kini capaian 100-200 orang hampir memadati setiap harinya. Sungai Mudal. "Secara bulanan pernah mencapai 5.000 wisatawan, kalau ada libur bisa lebih lagi," tandasnya.
Tak hanya sarana-sarana pendukungnya saja, sejumlah wahana pun ditambah tanpa merusak keasrian Sungai Mudal. Wahana zip bike, flying fox hingga tree top. Area camping ground pun disediakan bagi para wisatawan yang ingin menikmati suasana kawasan Sungai Mudal di malam hari. Hampir sebagian besar dibangun atas swadaya masyarakat bersama sejumlah dana CSR yang masuk.
BACA JUGA: Menggoda! Bebek Goreng Lereng Merapi nan Empuk ala Harper Malioboro
Area air terjun berundak masih menjadi destinasi favorit wisatawan. Empat kolam pendukung dengan kedalaman beragam untuk anak-anak hingga orang dewasa pun juga ramai diserbu pengunjung.
"Spot favorit pengunjung terutama di sini [air terjun berundak], terus jembatan di dekat pintu air bisa foto dengan latar air terjun, ketiga jembatan cinta bisa foto di sana. Keempat kolam yang kedalaman dua meter bisa foto asik banget. Itu gratis tanpa dipungut biaya," ujarnya.
Dengan panorama alam dan berbagai wahana yang ciamik, tarif masuk Sungai Mudal terbilang terjangkau. Untuk anak-anak tiket masuk hanya dibanderol dengan harga Rp2.000 dan Rp10.000 untuk orang dewasa. Ongkos parkir pun relatif murah, Rp2.000 untuk sepeda motor, Rp5.000 untuk mobil dan Rp10.000 untuk bus.
Keberadaan Sungai Mudal tidak hanya menjadi magnet wisatawan juga mata pencaharian masyarakat. Sebanyak 15 UMKM berdaya di kawasan Ekowisata Sungai Mudal. Selain itu setidaknya ada 50 masyarakat di sekitar Sungai Mudal juga ikut diberdayakan diberagam posisi dalam destinasi ekowisata ini.
"Alhamdulilah selama ada wisata ini dampaknya kita bersyukur, dulunya kami mohon maaf, terus terang saja kami hanya pengangguran, sekarang alhamdulillah ada kegiatan di sini kami bisa jaga di sini, kami bisa berkreasi di sini," tambahnya.
Salah satu pelaku UMKM di Sungai Mudal, Mugirah mengaku sangat terbantu dengan keberadaan ekowisata Sungai Mudal. Mugirah sehari-hari berjualan aneka pakaian, camilan hingga gula aren. "Dampaknya ya bisa jualan dan merasa senang bisa untuk mencukupi keluarga," tandasnya.
"Sungai Mudal sangat membantu ekonomi warga. Harapannya semoga bisa langgeng, anak cucu saya bisa melanjutkan objek wisata ini, bisa kerja disini, bisa jualan di sini anak cucu kita," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hiromu Tanaka takjub atmosfer Maguwoharjo saat debut kandang PSS dan bertekad membalas loyalitas suporter dengan kemenangan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Angsuran pertama kredit KDKMP jatuh tempo September 2026. Kemenkeu masih menunggu tagihan Himbara meski anggaran telah disiapkan.
Sumaya meraih perak tunggal putri teqball Asian Games 2026 dan mengukir sejarah setelah beralih dari sepak takraw sekitar dua tahun lalu.