6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Suasana puncak perayaan Harganas yang ke-29 di kompleks Balai Kota Jogja, Rabu (29/6/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Pemkot Jogja mengajak semua pihak untuk terlibat aktif dalam upaya menekan angka stunting. Perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang ke-29 tahun ini pun dinilai jadi momentum yang tepat untuk menekan angka stunting dan mewujudkan keluarga yang tangguh.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi mengatakan keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang berperan penting dalam pembentukan kepribadian seseorang. Keluarga juga berperan dalam persemaian berbagai nilai sejak dini hingga dewasa.
BACA JUGA: Update Informasi Stok Darah di DIY Hari Ini
Selain pandemi Covid-19, keluarga juga harus dihadapkan dengan isu kesehatan yang lain, yaitu risiko stunting atau masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan anak yang baru lahir.
Kurangnya berat badan dan tinggi badan anak terhambat sehingga lebih pendek dibandingkan anak-anak seusianya adalah ciri-ciri dari stunting. "Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan yang ditujukan untuk mencegah dan menurunkan angka stunting demi keluarga yang sehat, berkualitas, produktif dan harmonis," katanya dalam puncak perayaan Harganas di kompleks Balai Kota Jogja, Rabu (29/6/2022).
Sumadi menyampaikan, di Indonesia masih ada 21,9 juta keluarga yang teridentifikasi sebagai keluarga berisiko stunting. Sementara itu, angka stunting di DIY pada 2021 masih berada di angka 17% dan di Kota Jogja mencapai 12,88% atau sejumlah 1.433 anak.
"Masa pandemi Covid-19 telah membuktikan bahwa keluarga juga berperan sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyebaran dan penularan virus. Sehingga kami juga yakin bahwa momentum Harganas ini kita bisa menekan angka stunting secara bersama," ucap dia.
BACA JUGA: Pimpinan UMY Beri Motivasi Langsung Dosen yang Sedang Studi S3 di Eropa
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyebut, peringatan Harganas hendaknya menjadi tonggak baru dalam upaya pencegahan stunting dan sinergitas berbagai pihak dalam mengoptimalkan penanganan. Dia mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
"Dengan keluarga yang sehat dengan didukung ekosistem yang berkualitas dan mandiri, berbudaya dan berketahanan di Jogja, maka upaya dalam menekan angka stunting kita harapkan akan semakin maksimal," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026