Advertisement

Kota Jogja Berkomitmen Tekan TB di Rentang Tahun 2020-2024

Yosef Leon
Kamis, 30 Juni 2022 - 16:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Kota Jogja Berkomitmen Tekan TB di Rentang Tahun 2020-2024 Paru-paru. - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja berkomitmen untuk mendukung program pusat untuk mempercepat Indonesia bebas dari penyakit Tuberkulosis (TB) pada tahun 2050 dan melakukan percepatan eliminasi TB tahun 2030. Sejak 2020-2024 mendatang Pemkot Jogja telah melakukan berbagai upaya dalam menekan angka kasus TB di wilayahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menyebut, pada 2021 perkiraan kasus baru TB di Kota Jogja ada sebanyak 1.352 kasus. Namun begitu penemuan kasus TB yang dilaporkan fasilitas kesehatan ada sejumlah 879 kasus, sehingga penemuan kasus TB baru terhitung 65 persen.

"Kasus yang belum ditemukan ini berpotensi menjadi sumber penularan baru," ujarnya, Kamis (30/6/2022).

Adapun target keberhasilan pengobatan kasus TB dari Kemenkes RI sebanyak 90 persen, sedangkan di Kota Jogja pada 2020 mencapai 79 persen dan 87 persen di 2021. Beberapa upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan itu yakni dengan layanan rujukan TB Resisten Obat (RO), memanfaatkan kelurahan siaga atau membuat tim penanggulangan TB di tingkat masyarakat, serta meningkatkan cakupan pengobatan pencegahan TB untuk kontak serumah dan Orang Dengan HIV.

Baca juga: Targetkan Kasus TB Turun 50% di Kota dan Kulonprogo, Ini Strategi Zero TB Yogyakarta

"Upaya dalam menanggulangi kasus TB di Kota Yogya pada tahun 2020-2024 diharapkan mampu mempercepat pencapaian eliminasi pada tahun 2030 serta mengakhiri TB di tahun 2050,” ujar Emma.

Asisten Deputi Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Kemenko PMK RI, Nancy Dian Anggraeni menjelaskan, lewat Peraturan Presiden No. 67/2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis di kabupaten/kota, pemerintah bertanggung jawab mencantumkan indikator TB dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah dan rencana strategis pemerintah daerah sebagai salah satu prioritas kesehatan di daerah.

Selain itu juga menyediakan dan meningkatkan sumber daya manusia untuk mencapai target standar pelayanan minimal dan menyediakan pendanaan terkait penanggulangan TB serta melakukan penemuan kasus TBC secara aktif dan cepat dengan melibatkan masyarakat.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Pemerintah Luncurkan Buku Vaksinasi Covid-19

News
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 11:47 WIB

Advertisement

alt

Jajal Keseruan Flying Fox Ledok Sambi, Solusi bagi yang Malas Lewat Tangga

Wisata
| Kamis, 11 Agustus 2022, 13:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement