Advertisement

Wabah PMK Terus di Sleman, Vaksin Tahap II Belum Juga Datang

Abdul Hamied Razak
Senin, 11 Juli 2022 - 20:07 WIB
Arief Junianto
Wabah PMK Terus di Sleman, Vaksin Tahap II Belum Juga Datang Ilustrasi pemberian vaksinasi PMK. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN -- Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Sleman telah menyebar ke 17 kapanewon. Penyakit tersebut hingga kini telah menyerang hampir 5.000 ekor ternak.

Berdasarkan data siagapmk.id, per Senin (11/7/2022) jumlah ternak yang terpapar PMK sebanyak 4.894 ekor. Dari jumlah tersebut sebanyak 235 ekor berhasil disembuhkan dan 10 ekor ternak dipotong paksa. Wabah PMK di Sleman membuat 111 ternak mati. Ternak yang mati rata-rata masih anakan ternak.

BACA JUGA: Kejahatan Child Grooming di Bantul Terbongkar, Polda DIY Temukan Fakta Mencengangkan!

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Tercatat, kasus aktif PMK yang menyerang ternak-ternak milik warga hingga kini sebanyak 4.538 ekor. Dinas Pertamian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman hingga kini sudah memberikan vaksinasi PMK kepada 3.100 ekor ternak terutama sapi perah.

Jika ditambah vaksinasi yang dilakukan Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates DIY dan Fakultas Kedokteran Hewan UGM, maka jumlah ternak yang divaksin bertambah menjadi 3.995 ekor.

"Sampai saat ini vaksinasi PMK tahap II belum kami laksanakan. Kami masih menunggu vaksinnya datang," katanya, Senin (11/7/2022).

Meski belum dapat dipastikan kapam kouta vaksin PMK tahap akan datang, katanya, DP3 Sleman tetap bersiap untuk melaksanakan vaksinasi tahap kedua.

Adapun sasarannya, lanjut Pram adalah peternakan kambing PE yang memproduksi susu. "Selain sapi, kami akan menyasar Kambing PE penghasil susu," ujar Pram.

Dia berharap agar vaksin PMK tahap II segera datang agar segera didistribusikan untuk kegiatan vaksinasi. Saat ini, kata Pram, di Sleman sudah tidak ada lagi kapanewon yang masuk zona hijau PMK. "Data terakhir, 17 kapanewon sudah terpapar PMK tapi kami belum tahu kapan vaksin datang," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Buron Tujuh Tahun, Pria Ini Tertangkap Saat Daftar Kerja di Kantor Polisi, Eh Gimana?

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 10:47 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement