Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Ilustrasi Gua Rancang Kencono, di Bleberan, Kecamatan Playen./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Status kepesertaan Geopark Gunung Sewu sebagai anggota Unesco Global Geopark (UGG) bakal divalidasi ulang tahun depan. Hal ini tak lepas dari aturan revalidasi kepesertaan dilaksanakan setiap empat tahun sekali.
General Manager (GM) Gunung Sewu UGG, Budi Martono mengatakan, kawasan karst Gunung Sewu terbentang dari Gunungkidul, Wonogiri, Jawa Tengah, hingga Pacitan, Jawa Timur. Kawasan ini masuk UGG pada 2015 lalu dan telah mendapatkan perpanjangan kepesertaan di 2019 lalu.
“Akan divalidasi lagi tahun depan karena peninjauan ulang kepesertaan dilakukan setiap empat tahun sekali,” katanya, Senin (11/7/2022).
BACA JUGA: Apa Kabar Proyek 2 RSUD di Gunungkidul?
Menurut dia, untuk mendapatkan status ini tidak mudah agar bisa ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia. Oleh karena itu untuk mempertahankannya membutuhkan komitmen dari bersama dari berbagai pihak meliputi Pemkab Gunungkidul, Pacitan dan Wonogiri. “Jangan sampai status UGG terlepas,” kata Budi.
Dia mengungkapkan, masih banyak yang harus diperbaiki. Salah satunya keberadaan Taman Batu di Kalurahan Mulo, Wonosari. Progres pembangunan terhenti akibat pandemi Covid-19. Refocusing anggaran memaksa pemerintah daerah memangkas kebutuhan anggaran.
“Saya sudah meminta agar program ini dilanjutkan, tapi belum ada tindak lanjutnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian Aldian mengaku sudah menyiapkan dari ketiga kabupaten untuk persiapan validasi ulang kepsertaan UGG di 2023.
Menurut dia, upaya koordinasi terus dilakukan agar pelaksanaan dapat berjalan lancar. “Harapannya bisa terus dipertahankan,” katanya.
Disinggung mengenai keberadaan Taman Batu Ngingrong, dia megngakui keberadannya belum optimal. Terlebih lagi, saat sekarang ada sejumlah kerusakan di fasilitas ini. “Memang butuh perbaikan dan rencananya tahun kita usulan untuk pemeliharaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 28 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.