Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Penari tampil saat kirab kebudayaan pada perayaan Hari Jadi ke-191 Kabupaten Bantul di Lapangan Trirenggo, Bantul, Rabu (20/7/2022)./Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL -- Setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19, kegiatan kirab budaya dan tari kolosal kembali digelar sebagai penutup puncak acara Hari Jadi ke-191 Kabupaten Bantul di Lapangan Trirenggo, Bantul, Rabu (20/7/2022).
Dengan mengusung tema Bantul Gumregah Mewujudkan Masyarakat Harmonis, Sejahtera dan Berkeadilan, upacara peringatah hari jadi Bantul dimeriahkan dengan tari kolosal yang diikuti lebih dari 100 penari putra-putri Bantul. Kemudian dilanjutkan dengan kirab budaya dari Lapangan Trirenggo di Jalan Djuanda, menuju simpang lima Bejen sampai Jalan Wahidin Sudiro Husodo.
BACA JUGA: Bantul Berusia 191 Tahun, Kemiskinan Jadi PR yang Harus Diselesaikan
Kirab budaya itu menjadi tontonan masyarakat yang berkerumun di sepanjang jalan yang dilalui kirab budaya. Kirab budaya diawali tombak songsong, korsik Kraton, abdi dalem, bergada OPD 1, bergada OPD 2, bergada OPD 3, dan perwakilan dari masing-masing kapanewon. Sementara upacara HUT Bantul yang dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X digelar menggunakan bahasa Jawa.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan dalam kurun waktu lebih dari dua tahun, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan hampir seluruh aspek kehidupan terdampak.
Berbagai permasalahan yang timbul tidak mengurangi semangat juang warga Bantul untuk terus bekerja melanjutkan pembangunan. Sebagaimana semangat juang para pendahulu dalam mewujudkan eksistensi Bantul.
Pada tahun ini, Hari Jadi ke-191 Kabupaten Bantul mengusung tema Bantul Gumregah Mewujudkan Masyarakat yang Harmonis, Sejahtera dan Berkeadilan.
“Tema ini didasari atas pembulatan tekad dan semangat untuk menyatukan gerak langkah kami mewujudkan cita-cita mulia, sebagaimana yang tercantum dalam visi pemerintah Kabupaten Bantul dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Bantul yang harmonis, sejahtera dan berkeadilan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” kata Halim.
BACA JUGA: Pendaftaran Bakal Calon Lurah di Bantul Ditutup, Ada 1 Kalurahan Bercalon Tunggal
Halim memastikan Pemkab Bantul terus berkomitment untuk mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang dimiliki untuk menggerakan perekonomian dan peningkatan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.
Pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah yang dipandang strategis untuk melanjutkan proses pelaksanaan program-program pemerintah daerah, utamanya dalam pembangunan sumber daya manusia, menekan angka stunting, meningkatkan kesejahteraan, dan mewujudkan bantul sebagai kabupaten layak anak serta mengupayakan Bantul bersih sampah.
Selain itu dalam pengembangan potensi daerah yang dimiliki pihaknya terus bekerja keras mewujudkan Bantul sebagai kabupaten kreatif yang dapat masuk ke dalam jejaring kota kreatif dunia di bawah naungan lembaga Unesco.
“Dengan membangun ekosistem kreatif dari hulu sampai dengan hilir, kami memiliki harapan besar bahwa upaya ini dapat memakmurkan masyarakat bantul. Adapun salah satu pengembangan industri kreatif adalah usaha kreatif recylce dan upcylce atau daur ulang dan peningkatan daur ulang yang diharapkan akan dapat membantu mengurai permasalahan sampah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Halim juga memamerkan sejumlah keberhasilan yang diperoleh Pemkab Bantul, di antaranya Bantul kembali menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah dan raihan tersebut menjadi predikat WTP ke sepuluh yang diraih secara berturut-turut oleh Pemkab Bantul.
Bantul juga menerima penghargaan pembangunan daerah dengan predikat juara pertama untuk tingkat DIY serta finalis lima besar untuk Pembangunan Daerah atau PPD tingkat nasional. Lalu, Bantul juga sebagai kabupaten dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik terbaik di tingkat nasional.
Namun demikian Halim juga menyampaikan permohonan maaf atas program-program yang belum terlaksana. “Dengan kerendahan hati atas nama Pemkab Bantul kami berdua, bupati dan wakil bupati Bantul ingin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat kabupaten bantul jika masih banyak kekurangan atau bahkan tidak optimal dalam memberikan pelayanan atau melaksanakan perlindungan yang memadai,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.