Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Mantan Bupati Bantul Suharsono (depan, kedua dari kiri) berfoto bersama jajaran Pemkab Bantul, Senin (27/6/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Kabupaten Bantul genap berusia ke-191 tahun pada 20 Juli mendatang. Guna memperingati hari bersejarah itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bantul mengunjungi pimpinan Bantul terdahulu.
Abdul Halim Muslih mengatakan kunjungannya kepada pimpinan Bantul atau mantan bupati Bantul dalam rangka silaturahmi karena baginya para mantan bupati atau mantan wakil bupati sudah berjasa bagi pembangunan di Bantul
“Selain silaturahmi, kami juga ziarah ke makam almarhum bupati. Dengan demikain hubungan Pemkab Bantul dengan para pendahulu masih terus terjalin, kami tak boleh memutus silaturahmi,” kata Halim, sesuai mengunjungi mantan Bupati Bantul Suharsono di kediaman Suharsono di Sewon, Bantul, Senin (27/6/2022).
BACA JUGA: Bersiaplah, Jogja Sunset Run Digelar Agustus
Selain silaturahmi, Halim mengaku dalam pertemuannya dengan Suharsono mendapat banyak pesan-pesan agar dirinya bisa melanjutkan pembangunan di Bantul.
Dia memastikan pondasi pembangunan yang sudah dilakukan pimpinan terdahulu harus dilanjutkan karena baginya pembangunan tidak boleh terputus melainkan harus terus berkesinambungan “Pembangunan tak boleh putus dengan sebelumnya. Apa yang menjadi harapan pak Suharsono akan terus kita perjuangkan,” ucap Halim.
Mantan Bupati Bantul Suharsono berharap Pemkab Bantul harus terus melanjutkan pembangunan meski berganti jabtan bupati dan wakil bupati. Dia juga meminta agar yang sudah dirintisnya untuk terus dilanjutkan. “Teruskanlah yang baik-baik dan yang buruk jangan ditiru,” katanya.
Selain itu pensiunan polisi ini juga meminta dalam memimpin Bantul harus lebih sabar karena memimpin rakyat tidak muda meski tujuan baik namun pasti ada yang pro-kontra. Dia mencontohkan saat pembangunan sejumlah taman dan pembangunan Jalan Jenderal Sudirman sempat terjadi pro dan kontra karena menebang banyak pohon.
BACA JUGA: Peringati Lustrum, Padmanaba Gelar Sunatan Massal di Bantul
Padahal pihaknya saat itu tidak hanya menebang namun juga mengganti dengan pohon yang baru. Sampai saat ini hasil pembangunan di eranya diakui Suharsono bisa dinikmati masyarakat Bantul. “Sekarang sudah bagus, teduh dan asri serta dapat dinikmati masyarakat,” ucap Suharsono.
Sementara Wakil Bupati Bantul, Joko Budi Purnomo didampingi kepala dinas dan pejabat Bantul serta perwakilan dari Forkopimda Bantul bersilaturahmi ke kediaman mantan Bupati Bantul, Idham Samawi dan istrinya Sri Suryawidati yang juga mantan bupati Bantul di Jalan Menur, Baciro, Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 26 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 26 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.