Advertisement

Dikunjungi Bupati Bantul, Suharsono: Lanjutkan yang Baik, yang Buruk Jangan Ditiru

Ujang Hasanudin
Senin, 27 Juni 2022 - 15:57 WIB
Arief Junianto
Dikunjungi Bupati Bantul, Suharsono: Lanjutkan yang Baik, yang Buruk Jangan Ditiru Mantan Bupati Bantul Suharsono (depan, kedua dari kiri) berfoto bersama jajaran Pemkab Bantul, Senin (27/6/2022). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Kabupaten Bantul genap berusia ke-191 tahun pada 20 Juli mendatang. Guna memperingati hari bersejarah itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bantul mengunjungi pimpinan Bantul terdahulu.

Abdul Halim Muslih mengatakan kunjungannya kepada pimpinan Bantul atau mantan bupati Bantul dalam rangka silaturahmi karena baginya para mantan bupati atau mantan wakil bupati sudah berjasa bagi pembangunan di Bantul

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Selain silaturahmi, kami juga ziarah ke makam almarhum bupati. Dengan demikain hubungan Pemkab Bantul dengan para pendahulu masih terus terjalin, kami tak boleh memutus silaturahmi,” kata Halim, sesuai mengunjungi mantan Bupati Bantul Suharsono di kediaman Suharsono di Sewon, Bantul, Senin (27/6/2022).

BACA JUGA: Bersiaplah, Jogja Sunset Run Digelar Agustus

Selain silaturahmi, Halim mengaku dalam pertemuannya dengan Suharsono mendapat banyak pesan-pesan agar dirinya bisa melanjutkan pembangunan di Bantul.

Dia memastikan pondasi pembangunan yang sudah dilakukan pimpinan terdahulu harus dilanjutkan karena baginya pembangunan tidak boleh terputus melainkan harus terus berkesinambungan “Pembangunan tak boleh putus dengan sebelumnya. Apa yang menjadi harapan pak Suharsono akan terus kita perjuangkan,” ucap Halim.

Mantan Bupati Bantul Suharsono berharap Pemkab Bantul harus terus melanjutkan pembangunan meski berganti jabtan bupati dan wakil bupati. Dia juga meminta agar yang sudah dirintisnya untuk terus dilanjutkan. “Teruskanlah yang baik-baik dan yang buruk jangan ditiru,” katanya.

Selain itu pensiunan polisi ini juga meminta dalam memimpin Bantul harus lebih sabar karena memimpin rakyat tidak muda meski tujuan baik namun pasti ada yang pro-kontra. Dia mencontohkan saat pembangunan sejumlah taman dan pembangunan Jalan Jenderal Sudirman sempat terjadi pro dan kontra karena menebang banyak pohon.

Advertisement

BACA JUGA: Peringati Lustrum, Padmanaba Gelar Sunatan Massal di Bantul

Padahal pihaknya saat itu tidak hanya menebang namun juga mengganti dengan pohon yang baru. Sampai saat ini hasil pembangunan di eranya diakui Suharsono bisa dinikmati masyarakat Bantul. “Sekarang sudah bagus, teduh dan asri serta dapat dinikmati masyarakat,” ucap Suharsono.

Sementara Wakil Bupati Bantul, Joko Budi Purnomo didampingi kepala dinas dan pejabat Bantul serta perwakilan dari Forkopimda Bantul bersilaturahmi ke kediaman mantan Bupati Bantul, Idham Samawi dan istrinya Sri Suryawidati yang juga mantan bupati Bantul di Jalan Menur, Baciro, Jogja.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kebijakan DP Nol Persen KPR dan Kendaraan Bermotor Dipastkan Dilanjutkan

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 10:37 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement