Advertisement

Gelar Galang Dana Menuju Jambore Stroke, Yastroki DIY Hasilkan Puluhan Juta

Sirojul Khafid
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 01:37 WIB
Sirojul Khafid
Gelar Galang Dana Menuju Jambore Stroke, Yastroki DIY Hasilkan Puluhan Juta Ketua panitia A. R Iskandar (kiri) saat menyerahkan puding khusus kepada perempuan penyandang stroke, Evi yang merupakan arsitektur di Graha Sarina Vidi, Sleman, Kamis (4/8/2022). - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) DIY menggalang dana menuju Jambore Stroke Indonesia (JSI) Pertama di Yogyakarta. Berlangsung 4 Agustus, penggalangan dana ini dalam rangka menyambut agenda jambore yang akan berlangsung pada 28-30 Oktober 2022.

Ketua Panitia JSI, Ahmad Risyaf Iskandar, mengatakan penggalangan dana salah satunya melalui pelelangan. Panitia berhasil mengumpulkan dana hingga puluhan juta rupiah. Beberapa barang lelang seperti karya seni sketsa Prof. Dr. Tulus Warsito.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Adapula pelelangan lagu dangdut yang menghasilkan Rp6 juta. "Kami sangat berterima kasih atas partisipasi semua pihak,” kata Iskandar di Graha Sarina Vidi, Sleman, Kamis (4/8/2022). “Acara lelang berjalan dengan menarik, terutama saat melelang kain batik koleksi Margaria. Bahkan roti puding coklat pun terlelang.”

Ketua Yastroki Pusat, Teguh A.S. Ranakusuma, merasa bangga akan anggotanya yang kreatif, terutama anggota yang di DIY. Kebanggaan juga kepada salah satu penyandang stroke, Wisnu Wardhana, yang bisa menghasilkan 13 buku meski dalam keadaan sulit.

BACA JUGA: Berbagi Energi Sehat, Yastroki Gelar Jambore Stroke Indonesia Pertama di Jogja

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi rujukan beberapa rumah sakit untuk penyembuhan dan penanggulangan stroke,” katanya.

Dalam sambutannya, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan stroke merupakan penyakit pertama yang menyebabkan kematian di dunia. Setiap tahunnya, ada 550.000 kasus stroke baru di Indonesia.

Penyakit kardioserebrovaskuler seperti stroke bisa dicegah dengan mengubah perilaku yang beresiko seperti penggunaan tembakau, diet yang tidak sehat dan obesitas, kurang aktivitas fisik, dan penggunaan alkohol.

Advertisement

“Besar harapan dengan Jambore Stroke Indonesia, kita semua mendapat informasi untuk nantinya menjadi agen perubahan dalam perilaku hidup sehat, terutama dalam pencegahan dan pengendalian faktor resiko penyakit tidak menular seperti stroke,” kata Sri Sultan HB X.

BACA JUGA: UPT PPA Jogja Apresiasi Penolakan Praperadilan Tersangka Kasus Perkosaan Umbulharjo

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Polisi Telah Temukan Penyebab Kematian Misterius Keluarga di Kalideres

News
| Senin, 05 Desember 2022, 20:17 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement