Advertisement

Kerap Dipakai Mesum, Hutan Sodong Gunungkidul Diberi Perlakuan Khusus

David Kurniawan
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 18:07 WIB
Budi Cahyana
Kerap Dipakai Mesum, Hutan Sodong Gunungkidul Diberi Perlakuan Khusus Sebuah papan larangan berbuat asusila dipasang di depan masuk Hutan Sodong di Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, Selasa (2/8/2022). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Petugas polisi hutan di Suaka Marga Satwa Paliyan di Kecamatan Paliyan, Gunungkidul, memiliki tugas ganda. Selain menjaga konservasi Hutan Sodong, mereka juga berupaya mencegah praktik-praktik mesum di kawasan tersebut.

Salah seorang petugas polisi hutan di Suaka Marga Satwa Paliyan, Agus Sunarto, mengatakan beberapa tahun lalu petugas patroli menemukan alat kontrasepsi tertinggal di gazebo pos pengamatan Hutan Sodong. Petugas kemudian mengintensifkan patroli serta memasang papan peringatan larangan berbuat mesum di depan pintu masuk hutan.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA: 3 Kecamatan di Bantul Ini Alami Hari Tanpa Hujan Lebih Lama, Sampai 2 Bulan

“Kejadiannya buka sekarang, tapi memang dulu sempat ada dugaan perbuatan mesum. Makanya, kami pasang papan peringatan,” kata Agus saat dihubungi, Jumat (5/8/2022).

Dia mengatakan pos pengamatan dibangun untuk memudahkan petugas memantau satwa dan hutan. Pos pengamatan memiliki pemandangan yang bagus sehingga banyak orang mendatangi tempat ini.

“Ada yang bareng-bareng dan mayoritas muda-mudi,” katanya.

Menurut dia, sempat ada pasangan muda-mudi yang diminta pergi dari lokasi pemantauan agar mereka tidak mesum di sana. “Berhubungan pengeleolaan kawasan berada pada kami, maka pasangan tersebut kami minta pergi dari lokasi,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan Kepala Resor Suaka Marga Satwa Paliyan, Siti Rohimah. Petugas tidak hanya menjaga ekosistem hutan dan mencegah perusakan, tetapi juga mencegah praktik mesum.

Advertisement

BACA JUGA: DPRD DIY Apresiasi Keputusan Sultan Menonaktifkan Kepala Sekolah dan 3 Guru Terkait Pemaksaan Jilbab di SMAN 1 Banguntapan

“Papannya sudah lama dipasang. Tujuannya menghindarkan perilaku mesum karena ada muda-mudi yang bermain di kawasan ini,” kata Siti.

Menurut dia, upaya patroli terus dilakukan karena sudah ada petugas polisi hutan yang bertanggung jawab menjaga keamanan. “Pastinya ada antisipasi karena memang tempatnya relatif sepi sehingga upaya pencegahan harus dilakukan agar tidak ada perbuatan mesum di Hutan Sodong,” katanya. 

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

4 Negara di Asia Tenggara Akan Klaim Kebaya ke UNESCO, Kok Bisa?

News
| Sabtu, 26 November 2022, 18:17 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement