Advertisement

Gandeng Dosen, Dispar Sleman Bagikan Resep Makanan Beku ke Desa Wisata

Lugas Subarkah
Selasa, 13 September 2022 - 05:37 WIB
Sirojul Khafid
Gandeng Dosen, Dispar Sleman Bagikan Resep Makanan Beku ke Desa Wisata Chef Dodik Prakoso, memberi pelatihan kuliner di Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Senin (12/9/2022). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Mengoptimalkan produktivitas kuliner desa wisata, Dinas Pariwisata Sleman memberi Pelatihan manajemen pengelolaan destinasi wisata kuliner di Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Sleman, Senin (12/9/2022).

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Yazid, menjelaskan pelatihan ini melibatkan warga pelaku usaha kuliner di beberapa desa wisata di Wonokerto. “Peserta agar memiliki keseriusan untuk belajar sehingga bisa menimbulkan daya tahan, berkelanjutan dan memiliki keunikan,” ujarnya.

Dengan pelatihan kuliner ini, diharapkan pelaku usaha kuliner di sekitar desa wisata dapat meningkatkan kemampuan dan produktivitasnya, sehingga dapat mendukung aktivitas pariwisata dari sisi amenitas atau fasilitas di luar akomodasi.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Kuasa Hukum Bryan Tuding Ada Rekayasa Kasus di Holywings Jogja

Dalam pelatihan ini, Dinas Pariwisata Sleman menggandeng dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo Yogyakarta, Dodik Prakoso. Ada beberapa resep kuliner yang dibagikan dalam pelatihan ini, meliputi singkong frozen, lumpia salak, wedang setela, wedang jakeruk, dan bir jawa.

Dodik mengatakan resep-resep tersebut merupakan yang diinginkan warga, yakni produk yang bisa dibekukan. “Harapannya nanti bisa menjadi awal kegiatan. Karena ada 10 kegiatan berikutnya selama tiga bulan,” katanya.

Masing-masing desa wisata di Turi menurutnya sudah memiliki keunggulan. Meski demikian beberapa desa wisata masih memerlukan dukungan untuk menciptakan daya tarik. “Bicara juga tentang kemasan, bagaimana cara mengemas dan memasarkan,” ungkapnya.

Salah watu peserta pelatihan, Kristin, mengatakan pelatihan kuliner ini selain bisa mendukung amenitas desa wisata, juga akan berdampak positif pada perekonomian warga khususnya pelaku usaha kuliner. “Bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata dia.

BACA JUGA: Sleman Bakal Gelontorkan Rp5,37 Miliar Bansos BBM untuk Warganya

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dijual Segera, Kerangka Dinosourus Usia 150 Tahun untuk Ruang Tamu

News
| Senin, 26 September 2022, 18:27 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement