Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
General Manager SCH, Deni Sastra Wijaya; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman, Agung Armawanta; dan Senior Manager Solopos Media Group, Alfari Kunto, membuka Korean Wave, di SCH, Kamis (22/9/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Menyemarakkan milad ke-25, Solopos Media Group menyapa generasi muda Jogja melalui Korean Wave di Sleman City Hall (SCH), Kamis hingga Minggu (22-25/9/2022). Terdapat banyak kegiatan dan perlombaan menarik yang bisa diikuti para pencinta budaya Korea.
Mengangkat tema Greet The Cultures, Be The Citizens of The World, gelaran ini merupakan yang kedua kalinya setelah Korean Wave pertama diselenggarakan pada Mei 2022 lalu di Solo Grand Mall. Selain menampilkan aneka aktivitas berbau Korea, acara ini juga dimeriahkan dengan sejumlah stan makanan maupun fashion.
Senior Manager Solopos Media Group, Alfari Kunto, menjelaskan Korean Wave menampikan semua yang berkaitan dengan budaya korea. “Kami juga ingin mengenalkan budaya korea yang tidak hanya biasa dilihat oleh anak muda sekarang,” ujarnya dalam pembukaan Korean Wave, Kamis (22/9/2022).
Ia menilai budaya Korea memiliki pendukung fanatik di Indonesia, sehingga diharapkan Korean Wave ini dapat berjalan dengan meriah dan dinikmati masyarakat luas. “Daripada anak muda keluar tidak jelas, diarahkan ke sini agar ikut memeriahkan,” katanya.
General Manager SCH, Deni Sastra Wijaya, mengapresiasi dan merasakan sebuah kehormatan menjadi tuan rumah Korean Wave. “Salah satu festival budaya terbesar di Jogja dan Jawa Tengah. Event kolaborasi ini merupakan langkah bersama memberikan ruang bagi remaja dan penggemar budaya korea untuk berkreasi dan berekspresi,” ungkapnya.
SCH sebagai salah satu pusat perbelanjaan di Jogja saat ini sudah dikenal dengan istilah mall of event dan mall of community. “Kami selalu memberi support dan tempat untuk rekan-rekan komunitas apapun untuk bisa berekspresi di tempat ini, dengan harapan dapat mengembangkan diri mereka, termasuk saat ini komunitas k-pop,” kata dia.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman, Agung Armawanta, menuturkan budaya Korea sudah lama masuk di tengah mayarakat Indonesia. Ia mendukung kegiatan ini karena menjadi wadah generasi muda berekspresi melalui budaya Korea. Korean Wave juga mengundang keluarga berbelanja di SCH sehingga menggerakkan perekonomian.
BACA JUGA: Ada Kenaikan Harga, Berikut Daftar Terbaru Tiket Head In The Clouds Jakarta 2022
Ia mengingatkan juga generasi muda harus tetap menjaga dan melestarikan budaya tradisionalnya sendiri. “Jangan sampai warna lokalnya tergerus hilang,” ujarnya.
Beberapa perlombaan meramaikan Korean Wave seperti dance cover competition, sing cover competition, hangeul competition, fandom fanchant competition, mukbang competition, dan masih banyak lagi, dengan total hadiah senilai Rp10 juta.
Tak hanya perlombaan, beberapa kegiatan juga meramaikan Korean Wave, seperti demo kopi dari Homwok Kopi, talkshow tentang makanan Korea dan norabang atau karaoke ala Korea menggunakan DJ performance.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M