Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Anggota DPR RI, MY Esti Wijayati (kedua dari kanan) saat berbincang dengan Kapolres Bantul AKBP Ihsan (kedua dari kiri) di depan Mapolres Bantul, Senin (26/9/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Daerah Pemilihan DIY, MY Esti Wijayati, memberikan atensi khusus dalam kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang anak difabel berumur 12 tahun. Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) ini mendatangi langsung Markas Polres Bantul, Senin (26/9/2022) siang.
MY Esti langsung betemu dengan Kapolres Bantul AKBP Ihsan dan juga Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Archye Nevadha pada Senin siang. MY Esti meminta polisi segera mengusut kasus tersebut, namun tetap harus sesuai dengan regulasi dan peraturan.
Dari hasil pertemuan tersebut, kata MY Esti, Polres tidak ingin gegabah dalam kasus tersebut karena korban merupakan difabel dan pelaku juga diduga difabel. Proses pemeriksaan membutuhkan pendamping, baik pemeriksaan korban maupun saksi terlapor. Ia mengapresiasi Polres bantul yang sudah menindaklanjuti kasus tersebut.
“Sampai sekarang kasusnya sudah berjalan sekarang sudah dilakukan gelar perkara,” kata MY Esti, di Polres Bantul, Senin (26/9/2022).
Dari hasil pertemuan tersebut diakui MY Esti, polisi juga menyampaikan hasil sementara visum korban. “Hasil visum belum resmi keluar tapi berdasarkan penjelasan sementara dari dokter ada memang ada sobekan [di kemaluan korban],” ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha mengatakan polisi sudah menaikkan perkara tersebut dari penyelidikan ke penyidikan setelah memeriksa tiga orang saksi yang terdiri dari saksi korban, ibu korban, dan tetangga korban yang diduga mengetahui kejadian tersebut.
Saat ini, penyitik masih membutuhkan keterangan dari saksi ahli psikolog dan juga hasil resmi visum dari RSUP DR Sardjito agar segera bisa menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Ia berjanji akan menyelesaikan kasus tersebut secepatnya, “Kami tindaklanjuti kasus dugaan persetubuhan ini,” ucap Archye.
BACA JUGA: Begini Keterangan Dokter tentang Anak Difabel di Bantul yang Diduga Diperkosa Tetangga
Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana sebelumnya mengatakan dugaan pencabulan terhadap korban berinisial KIW,11 dilakukan oleh tetangganya sendiri yang berinisial B pada Jumat (23/9/2022) sekitar pukul 13.00 WIB. Dugaan pencabulan yang mengarah ke upaya pemerkosaan itu dilakukan oleh pelaku B di salah satu dusun di Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul.
Ibu korban kemudian melapor ke Polsek Mantrijeron Jogja. Namun karena kejadian masuk wilayah Sewon, ibu korban kemudian diantar anggota Polsek Mantrijeron untuk melapor ke Polsek Sewon dan saat ini kasusnya diambil alih oleh Polres Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Rangkuman ekonomi sepekan 14-19 September 2026, dari komitmen jaga APBN hingga temuan pelanggaran 25 merek beras fortifikasi.
Serangan Iran merusak sejumlah pangkalan AS di Timur Tengah. Biaya perang diperkirakan mencapai Rp676,8 triliun.
Seraf Naro Siregar meraih perunggu dan memastikan medali pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari nomor changquan putra.
DPRD Kota Jogja mendorong kalender event berbasis budaya untuk mengisi low season dan memperpanjang masa tinggal wisatawan.
Harga minyak dunia tembus US$100, Indonesia menahan BBM subsidi. Malaysia dan Jepang serupa, Thailand serta Pakistan menaikkan harga.