WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Suasana Stadion Maguwoharjo nampak lengang, Senin (3/10/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengelola Stadion Maguwoharjo pastikan fasilitas di stadion kebanggaan warga Sleman tersebut sudah memenuhi standar keamanan. Meski demikian, untuk menghindari tragedi seperti di Stadion Kanjuruhan, panitia pelaksana (Panpel) tetap yang paling menentukan.
Kepala UPT Stadion Maguwiharjo, Sumali, menjelaskan UPT hanya sebagai penyedia tempat lengkap dengan fasilitasnya. Namun untuk mengatur keamanan pengunjung tetap dari Panpel. “Kayak kegiatan liga seperti itu pengamanan semua di Panpel,” ujarnya, Senin (3/10/2022).
Untuk akses keluar dan masuk utama penonton, Stadion Maguwoharjo memiliki empat tangga spiral yang cukup lebar di setiap sudut stadion. Tangga spiral ini muat untuk dimasuki satu mobil. Sebelum masuk ke tribun, terdapat dua lantai koridor yang dapat dipilih penonton sebagai akses masuk ke pintu tribun.
BACA JUGA: Begini Bantahan Satpol PP Kulonprogo Soal Dugaan Intimidasi ke Wali Murid
Adapun di setiap tribun yang terdiri dari merah, kuning, hijau dan biru, terdapat sebanyak delapan pintu masuk yang terbagi dalam dua lantai tadi. Pada masing-masing pintu masuk baik dari tangga spiral ke koridor maupun pintu masuk ke tribun, ia memastikan cukup lebar sehingga meminimalisir penumpukan penonton.
Berdasarkan pengalaman sejauh ini, ia menyebutkan belum pernah terjadi desak-desakan penonton di setiap pintu itu. Walau demikian hal ini dapat terjadi karena belum pernah ada kondisi darurat di Stadion Maguwoharjo. “Kalau lagi engga chaos kan wajar jalan nyantai, tapi kalau panik udah susah [pengendaliannya],” ungkapnya.
Menurutnya dari fasilitas akses masuk dan keluar yang sudah disediakan, yang paling berpotensi terjadinya penumpukan penonton adalah di tangga spiral karena merupakan satu-satunya akses masuk dan keluar dari stadion di setiap tribun.
Selain itu stadion ini juga masih mengandalkan hafalan para penonton untuk menemukan pintu keluar. “Kalau liga jelas setiap hari tahu, sehingga seharusnya tahu, misal BCS [Brigata Curva Sud] di selatan, umum di tribun merah,” kata dia.
BACA JUGA: Kabar Duka, Guru Besar Farmasi UGM Tutup Usia
Dari pantauan Harian Jogja di salah satu tribun yakni tribun merah, tidak terlihat adanya papan petunjuk pintu keluar. Adapun akses masuk dan keluar bagi penonton baik kondisi darurat maupun tidak semuanya melalui pintu yang sama di tiap-tiap tribun. Padahal setiap big match, stadion berkapasitas 32.000 penonton ini hampir selalu penuh.
Pasca tragedi Kanjuruhan, ia meminta setiap panitia yang mengadakan kegiatan di Stadion Maguwoharjo memastikan keamanan semua pengunjung yang datang. “Pengamanan kegiatan itu kami serahkan ke panitia,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.