Tren Downgrade Wisatawan Jadi Tantangan Biro Perjalanan DIY
Asita DIY menilai wisatawan makin selektif mengatur anggaran. Biro perjalanan perlu menawarkan paket beragam tanpa mengorbankan kualitas.
Ilustrasi vaksin./Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menyebut stok vaksin dosis ketiga atau booster yang sempat kosong sejak awal Oktober 2022 kini kembali tersedia. Ketersediaan stok vaksin saat ini sebanyak 300 vial.
"Alhamdulillah Sleman mendapatkan 300 vial. Ini sudah ada di gudang farmasi," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati kepada Harianjogja.com, Kamis (3/11/2022).
Dia menjelaskan, secara kebutuhan stok vaksin saat ini dianggap cukup. Layanan vaksinasi booster akan dibuka kembali untuk melihat animo masyarakat terhadap vaksinasi booster.
"Maka kami buka layanan vaksinasi booster prioritas di sentra vaksin Sleman City Hall, di Puskesmas, dan rumah sakit," jelasnya.
BACA JUGA: Anugerah Insan Cendikia UGM Jangan Jadi Puncak Akhir Dalam Berkarya
Apabila animo masyarakat pada vaksin booster tinggi maka Dinkes Sleman akan kembali memesan vaksin ke Dinkes DIY. "Semoga distribusi dari Pusat juga lancar," ucap dia.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menjelaskan vaksin berasal dari Pusat yang diturunkan ke provinsi. Melalui provinsi vaksin disebar ke kabupaten-kabupaten termasuk Sleman. Setelah vaksin kembali tersedia vaksinasi booster akan segera digelar.
"Jadwal seperti dulu, untuk bisa mengejar persentase dosis ketiga ini. Sambil menunggu kiriman lagi dari Pusat. Kami berharap vaksin selalu tersedia, meski sedikit tapi pasti," ucapnya.
Jika stok vaksin terlalu banyak justru dikhawatirkan akan kadaluarsa. Ketersediaan vaksin di sleman akan terus di-update jika stok sudah menipis, akan segera dilaporkan.
"Tetapi jumlahnya berapa tergantung Pusat. Mungkin Pusat juga melihat persentase vaksinasi di daerah juga. Kalau masih dibutuhkan ya dikasih. Termasuk antusiasme masyarakat untuk vaksin, kalau enggak dioyak-oyak kendor," kata dia.
Meski sempat terjadi kekosongan vaksin, tetapi Danang optimis sampai akhir tahun capaian vaksinasi bisa 50 persen. Saat ini sudah mendekati angka tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asita DIY menilai wisatawan makin selektif mengatur anggaran. Biro perjalanan perlu menawarkan paket beragam tanpa mengorbankan kualitas.
Kajian Celios memperkirakan kerugian kesehatan akibat karhutla 2026 mencapai Rp224,65 triliun, dengan potensi 41,89 juta orang terdampak ISPA.
Pemprov Jawa Tengah mengumpulkan 31.032,44 liter minyak jelantah dari 60.680 ASN dan pegawai BUMD hingga meraih penghargaan MURI.
BPS mencatat inflasi tahunan Oktober 2026 sebesar 3,23%. Cabai rawit, beras, bensin, dan tarif pesawat menjadi penyumbang inflasi.
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.
Pemuda Kulon Progo menyoroti kenaikan biaya hidup, sulitnya mencari kerja, hingga pajak pembalut yang dinilai menambah beban perempuan.