Sardjito Kirim 7 Tenaga Medis Bantu Korban Gempa NTT
RSUP Dr. Sardjito mengirim tujuh tenaga medis multidisiplin ke NTT untuk membantu korban gempa dan memperkuat layanan di RSUD Bajawa.
Garis polisi dipasang di SPBU Jl. KH. Ahmad Dahlan, Wates./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO - Atap salah satu SPBU di Wates, tepatnya di Jl. KH. Ahmad Dahlan, Wates. Kulonprogo terbakar, Kamis (3/11/2022) pukul 18.30 WIB. Kobaran api diduga muncul dari korsleting listrik yang terdapat pada atap SPBU.
Plh. Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Dwi Wijayanto menerangkan kebakaran itu diketahui pertama kali oleh pembeli yang mengabarkan atap SPBU di sebelah selatan bagian timur memercikkan api.
Melihat hal tersebut petugas SPBU kemudian berusaha memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran yang ada di SPBU. Pegawai SPBU juga menghubungi petugas pemadam kebakaran BPBD Kulonprogo," kata dia, Jumat (4/11/2022).
Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh arus listrik lampu yang mengalami korsleting. Dwi menambahkan bila menurut keterangan saksi, kabel yang diduga menjadi penyebab korsleting baru dipasang siang hari, di hati yang sama sebelum insiden kebakaran terjadi.
BACA JUGA: Oleng, Avanza Tabrak Tiang Telepon di Kulonprogo
Saat ini polisi telah mengamankan barang bukti berupa kabel bekas terbakar dari lokasi kejadian. Dwi menyebutkan bila total kerugian dalam insiden ini ditaksir mencapai Rp3-5 juta.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Joko Satya Agus Nahrowi menjelaskan dalam upaya pemadaman api, setidaknya dibutuhkan waktu 20-30 menit untuk membuat kobaran si jago merah padam.
Meski belum tahu pasti penyebab utama insiden kendaraan ini terjadi, sisa gulungan kabel di atas SPBU diduga menjadi penyebab terjadinya korsleting listrik.
"Proses pemadaman kurang lebih sekitar 20-30 menit. Tim di lapangan tadi menggunakan dua armada damkar, satu tangki air, dibantu jajaran kepolisian," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito mengirim tujuh tenaga medis multidisiplin ke NTT untuk membantu korban gempa dan memperkuat layanan di RSUD Bajawa.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.