Bantul Tambah 484 Lampu Jalan Baru, Prioritaskan Titik Rawan
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Ilustrasi./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Kota Jogja tengah merumuskan pembentukan Forum Komunikasi Kebakaran di tingkat Kota Jogja. Pembentukan itu diharapkan bisa melibatkan masyarakat dari berbagai unsur untuk berpartisipasi dalam penanggulangan kebakaran.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Jogja, Octo Noor Arafat mengatakan pembentukan Forum Komunikasi Kebakaran sesuai dengan amanah Peraturan Kota Jogja No.1/2018 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran. Melalui forum itu, pemerintah bersama para pemangku kepentingan berkolaborasi dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran.
“Forum ini basisnya tingkat kota. Daerah bisa membentuk forum yang berkolaborasi untuk mendorong kesadaran masyarakat berpartisipasi aktif dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran,” kata Octo, Kamis (3/11/2022).
Forum Komunikasi Kebakaran nantinya diisi berbagai pemangku kepentingan di masyarakat yakni tokoh masyarakat, tokoh agama, kampung, komunitas, kampus dan korporasi.
BACA JUGA: KPU Jogja Mulai Persiapan Buka Pendaftaran PPK untuk Pemilu 2024
Mereka yang dipilih juga mesti memiliki pengaruh luas di masyarakat sehingga bisa mendorong kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam mencegah kebakaran di lingkungan masing-masing.
“Target kami bisa dibentuk pada 2023 mendatang. Lembaga ini harapan kami bisa menyosialisasikan pentingnya upaya untuk melindungi lingkungan masing-masing dari bahaya kebakaran serta antisipasinya,” ujar dia.
Selain itu, kolaborasi dalam lembaga itu diharapkan bisa membantu mempercepat waktu respon ketika petugas akan menuju ke lokasi. Misalnya ketika sistem proteksi kebakaran di gedung sudah bagus, Forum Komunikasi Kebakaran dari korporasi bisa ikut mencegah dan melakukan penanganan kebakaran di lingkungan sekitar.
“Ini yang kami harapkan. Bukan hanya untuk kepentingan gedung korporasi. Jadi ada semacam tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan untuk membantu pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan sekitar,” kata Octo.
Saat ini, dinasnya tengah melakukan persiapan pembentukan Forum Komunikasi Kebakaran dengan menjalin komunikasi dan koordinasi bersama daerah yang sudah memiliki lembaga serupa.
Octo menyampaikan dinasnya akan belajar dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta yang telah membentuk forum komunikasi kebakaran di wilayahnya.
Menurutnya keberadaan lembaga itu penting karena wilayah yang tidak luas namun memiliki permukiman padat penduduk dan pusat kegiatan ekonomi sehingga potensi kebakaran tinggi.
Sampai akhir September, Dinas Damkarmat Kota Jogja sudah menangani 42 kejadian kebakaran di dalam kota dan membantu 51 kejadian penanganan kebakaran di luar Kota Jogja.
“Melalui forum itu diharapkan bisa bagaimana membangun kesadaran bersama untuk berkolaborasi bersama untuk mencegah kebakaran,” tegasnya.
Keberadaan Forum Komunikasi Kebakaran ke depannya akan melengkapi peran Relawan Pemadam Kebakaran yang sudah terbentuk di setiap RW setidaknya satu personel. Adapun jumlah Relawan Pemadam Kebakaran di Kota Jogja saat ini ada sebanyak 703 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Event yang digelar di kawasan wisata Bukit Cinta Watu Prahu, Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat itu menjadi momentum penting mengenalkan potensi geowisata.
Yamaha resmi tunjuk Jorge Martín dan Ai Ogura sebagai pebalap tim pabrikan MotoGP 2027-2028. Duet juara dunia dan bakat muda ini siap hadapi era baru.
SDN Kokap Kulonprogo mendapat dana APBN Rp2,1 miliar untuk relokasi sekolah terdampak pergerakan tanah. Bangunan baru ditargetkan siap Oktober 2026.
Spanyol mencatat 1.028 kematian akibat gelombang panas selama Juni 2026, rekor tertinggi sejak 2015. Mayoritas korban merupakan kelompok lanjut usia.
KAI Daop 6 Yogyakarta menertibkan kios liar dan PKL di kawasan selatan Stasiun Yogyakarta untuk mengembalikan fungsi trotoar, jalan, dan area parkir.