El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020). Setelah ditutup warga beberapa hari terakhir, kini TPST Piyungan dibuka kembali./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bersiap membangun dua Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Rencananya akan dibangun di Tamanmartani, Kalasan dan Minggir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Epiphana Kristiyani menjelaskan rencana pembangunan TPA di Minggir saat ini sudah tahap Detail Engineering Design (DED).
"Jadi sekarang baru dokumen lingkungan hidup. Dananya baru diusulkan ke pusat," ucapnya, Senin (7/11/2022).
Lalu lokasi TPA yang berada di Tamanmartani, Kalasan sedang dalam proses penyusunan DED. Nantinya akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten.
Menurutnya anggaran ke Pusat yang diajukan sebesar Rp38 miliar, dan Tamanmartani sebesar Rp22 miliar dari APBD Kabupaten dan dana keistimewaan. "Izin Gubernur keduanya sedang diproses," lanjutnya.
BACA JUGA: Varian Covid-19 XBB Sudah Masuk DIY? Ini Kata Satgas UGM..
Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya mengatakan pembangunan dua TPA di Sleman ini untuk menyikapi kondisi TPA Piyungan. Seperti diketahui TPA Piyungan yang menampung sampah dari Sleman, Kota Jogja dan Bantul sempat membatasi pembungan sampah dan ke depan hanya akan menerima sampah organik.
"TPA di Kalasan dan di Minggir untuk antisipasi adanya kesulitan di TPA Piyungan Bantul," ucapnya.
Upaya menekan produksi sampah akan dimulai sejak dari hulu. Sebelum dibuang masyarakat akan melakukan pemilahan sampah. Kemudian residu sampah akan diproses di TPA.
Sebelumnya, Kepala UPTD Persampahan Kabupaten Sleman, Rita Probowati mengatakan pembuangan sampah ke TPA Piyungan sempat dibatasi dan Sleman mendapatkan jatah dua kali dalam sepekan. Tapi per Senin (31/10/2022) pengangkutan sampah sudah bisa dilakukan setiap hari.
"Sudah setiap hari [jatah buang sampah Sleman ke Piyungan]. Per Senin kemarin," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.