Advertisement

Sleman Bersiap Bangun 2 TPA Sampah, Imbas TPA Piyungan Penuh

Anisatul Umah
Senin, 07 November 2022 - 16:47 WIB
Bhekti Suryani
Sleman Bersiap Bangun 2 TPA Sampah, Imbas TPA Piyungan Penuh Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020). Setelah ditutup warga beberapa hari terakhir, kini TPST Piyungan dibuka kembali. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bersiap membangun dua Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Rencananya akan dibangun di Tamanmartani, Kalasan dan Minggir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Epiphana Kristiyani menjelaskan rencana pembangunan TPA di Minggir saat ini sudah tahap Detail Engineering Design (DED).

Advertisement

"Jadi sekarang baru dokumen lingkungan hidup. Dananya baru diusulkan ke pusat," ucapnya, Senin (7/11/2022).

Lalu lokasi TPA yang berada di Tamanmartani, Kalasan sedang dalam proses penyusunan DED. Nantinya akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten.

Menurutnya anggaran ke Pusat yang diajukan sebesar Rp38 miliar, dan Tamanmartani sebesar Rp22 miliar dari APBD Kabupaten dan dana keistimewaan. "Izin Gubernur keduanya sedang diproses," lanjutnya.

BACA JUGA: Varian Covid-19 XBB Sudah Masuk DIY? Ini Kata Satgas UGM..

Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya mengatakan pembangunan dua TPA di Sleman ini untuk menyikapi kondisi TPA Piyungan. Seperti diketahui TPA Piyungan yang menampung sampah dari Sleman, Kota Jogja dan Bantul sempat membatasi pembungan sampah dan ke depan hanya akan menerima sampah organik.

"TPA di Kalasan dan di Minggir untuk antisipasi adanya kesulitan di TPA Piyungan Bantul," ucapnya.

Upaya menekan produksi sampah akan dimulai sejak dari hulu. Sebelum dibuang masyarakat akan melakukan pemilahan sampah. Kemudian residu sampah akan diproses di TPA.

Sebelumnya, Kepala UPTD Persampahan Kabupaten Sleman, Rita Probowati mengatakan pembuangan sampah ke TPA Piyungan sempat dibatasi dan Sleman mendapatkan jatah dua kali dalam sepekan. Tapi per Senin (31/10/2022) pengangkutan sampah sudah bisa dilakukan setiap hari.

"Sudah setiap hari [jatah buang sampah Sleman ke Piyungan]. Per Senin kemarin," kata dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenag Ingin Pesawat Angkutan Haji Tidak Lagi Delay

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement