Advertisement
Perbaiki Kualitas Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku Paradigma Pendidikan Islam Humanisdi Teatrikal Fakultas Dakwah dan komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (16/11/2022). - Istimewa
Advertisement
SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku Paradigma Pendidikan Islam Humanis di Teatrikal Fakultas Dakwah dan komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (16/11/2022). Buku karya Abdurrahman Mas'ud salah satunya dibedah oleh Anggota DPRD DIY Komisi D, Nurcholis Suharman.
Menurutnya melalui buku ini, pendidikan Islam didorong untuk lebih memanusiakan manusia. Di dalam buku ini dijelaskan bagaimana Islam yang humanis dan bisa diaplikasikan ilmunya di masyarakat.
Advertisement
"Pendidikan Islam harus nguwongke uwong [memanusiakan manusia]. Bedah buku ini juga bertujuan untuk mendorong minat baca di kalangan mahasiswa," ucapnya.
Dia bercerita ajaran Islam mestinya rahmatan lil alamin atau merahmati seluruh alam semesta. Artinya kebermanfaatannya tidak hanya untuk kalangan muslim saja, namun semua umat manusia.
"Mungkin kan ada yang namanya radikalisme, kami dorong mahasiswa jangan sampai ke arah sana. Tetap humanis di lingkungannya ini kenapa buku ini perlu untuk dibaca," jelasnya.
Radikalisme menurutnya bisa dicegah dengan pendidikan yang humanis dan saling menghargai, mampu memposisikan dirinya masing-masing. Isi dari buku ini menurutnya cukup aplikatif, namun perlu penekanan-penekanan karena kaitannya dengan pola pikir.
"Kebanyakan mahasiswa ini kan pendatang dan ngekos, teman-teman mahasiswa juga perlu peduli terhadap lingkungan. Ilmu-ilmu yang didapatkan di kampus bisa digunakan untuk mengembangkan sosial budaya termasuk pendidikan di lingkungannya."
Lebih lanjut dia mengatakan melalui bedah buku ini diharapkan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yang tinggal di Jogjakarta semakin peduli pada lingkungan sekitarnya.
"Di mana Bumi dipijak di situ langit dijunjung. Harapannya dengan ini mereka juga ada kepedulian pada lingkungan sekitar," lanjutnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arus Balik Lebaran 2026: Okupansi Kereta Api Tembus 123 Persen
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
Advertisement
Advertisement





