Advertisement

Waspada! DIY Diguyur Hujan Petir selama 3 Hari ke Depan

Anisatul Umah
Rabu, 16 November 2022 - 17:17 WIB
Arief Junianto
Waspada! DIY Diguyur Hujan Petir selama 3 Hari ke Depan Ilustrasi petir - Ist/The Independent

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memberikan peringatan potensi hujan lebat disertai petir tiga hari ke depan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kelompok Foreskater BMKG YIA, Romadi.

Romadi mengatakan puncak musim hujan di DIY diperkirakan akan terjadi pada akhir Desember 2022 sampai Januari 2023. Masyarakat perlu waspada karena di puncak musim hujan dimungkinkan terjadi hujan sepanjang hari.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Dampak dari hujan yang terus menerus ini bisa menyebabkan banjir hingga tanah longsor. Para penambang pasir di sekitar lereng Merapi juga diminta waspada, karena hujan sepanjang hari bisa menyebabkan banjir lahar dingin.

"Kondisi cuaca di wilayah Jogja untuk tiga hari kedepan potensi hujan sedang sampai dengan Lebat yang disertai petir dan berpotensi angin kencang, dan wilayah terdampak hampir di sebagian wilayah  DIY," ucapnya, Rabu (16/11/2022).

BACA JUGA: Dinilai Provokatif, Satpol PP Sleman Copot Spanduk Penolakan Anies Baswedan

Hujan lebat di DIY disebabkan oleh adanya pola tekanan rendah di Barat Sumatera serta pola tekanan tinggi di Barat Daya Australia. Pola tekanan tekanan tertutup di Barat Daya Kalimantan menyebabkan terjadinya pola pertemuan angin di sebagian besar wilayah Jawa termasuk DIY.

"Ditambah lagi suhu muka laut di perairan Selatan dan Utara Jawa juga cukup hangat, kondisi ini membentuk awan-awan hujan sangat besar. Potensi hujan rata-rata terjadi di siang, sore, dan malam hari," jelasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengaku telah melakukan berbagai persiapan mengantisipasi terjadinya hujan lebat. Apel siaga seluruh personel terkait telah dilaksanakan pada Sabtu (12/11/2022) lalu.

Advertisement

"Apel siaga dalam rangka menghadapi bencana hidrometeorologi. Kemudian kami juga menyiapkan posko 24 jam terus selalu update informasi berkaitan dengan ancaman," paparnya.

Masyarakat diminta waspada pada potensi bencana hidrometeorologi. Dalam upaya penanggulangan bencana, kata Makwan, sinergi dilakukan dengan semua pihak. "Jadi kaitannya misal butuh alat berat ya kami telepon DPUPKP datang. Dinas Kesehatan, ini ada yang terluka maka mereka datang membantu."

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dituding Halangi Peneliti Asing Lakukan Riset, Begini Dalih KLHK

News
| Senin, 05 Desember 2022, 10:37 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement