Advertisement

Empat Hari Terkubur Longsor Gunungkidul, Seekor Kambing Ditemukan Masih Hidup

David Kurniawan
Selasa, 22 November 2022 - 13:17 WIB
Bhekti Suryani
Empat Hari Terkubur Longsor Gunungkidul, Seekor Kambing Ditemukan Masih Hidup Penampakan tanah longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul, dari kejauhan, Sabtu (19/11/2022). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Tim Gabungan masih berupaya mencari korban tertimbun longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul. Meski belum menemukan dua korban, namun di hari keempat sudah membuahkan hasil.

Sebagai contoh, pencarian pada Selasa (22/11/2022) siang ada beberapa kemajuan. Tim gabungan menemukan satu sepeda dan lima ekor kambing.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kapolsek Semin, AKP Arif Heriyanto mengatakan, Selasa sekitar pukul 10.30 WIB, tim berhasil pencari menemukan lima ekor kambing milik warga yang tertimbun. Ajaibnya, tidak semua mati karena ada seekor kambing yang ditemukan masih hidup.

“Fokus hari ini mencari di lokasi yang ada sumber baunya. Hasilnya ditemukan lima ekor kambing, yang salah satunya masih hidup,” kata Arif saat dihubungi wartawan, Selasa siang.

Dia menjelaskan, kambing-kambing ini ditemukan dalam reruntuhan kandang. Adapun kambing yang masih hidup ditemukan dalam posisi tertutup bangunan kandang yang didalamnya masih ada rongga udara.

“Ada rongga-rongga digunakan bernapas kambing yang ditemukan masih hidup,” katanya.

Selain ditemukan lima ekor kambing, juga ditemukan satu unit sepeda. Total sejak pencarian hari pertama, tim pencari berhasil mengangkat tujuh unit sepeda motor.

“Kondisi motornya banyak yang rusak parah,” katanya.

Advertisement

Arif menambahkan, untuk seekor kambing yang masih hidup langsung dibersihkan oleh warga. Setelah itu langsung diberikan makan dedaunan karena sudah empat hari tidak mendapatkan asupan makanan.

“Dikarenakan tertimbun maka selama empat hari tidak bisa makan,” katanya.

BACA JUGA: Masih Tinggi, Begini Kondisi Kasus Covid-19 DIY

Advertisement

Lurah Candirejo, Agus Supriyadi mengatakan, ada ratusan jiwa yang mengungsi karena takut longsor susulan terjadi lagi. Untuk logistik tidak ada masalah karena banyak bantuan yang datang, termasuk dari kemensos.

Hingga sekarang, korban Karso,90, dan anaknya Karni,54, belum jyga diketemukan. Upaya pencarian sudah dilakukan dengan mengerahkan alat berat maupun anjing pelacak. Meski demikian, di hari ketiga pencarian, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Proses pencarian masih akan dilanjutkan. Mudah-mudahan kedua korban bisa segera diketemukan,” katanya. 

 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Cek Sederet Situs Live Streaming Gratis untuk Nonton Piala Dunia 2022

News
| Sabtu, 26 November 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement