Pekan Fotografi Sewon 2026 Angkat Kisah Warga Hadapi Krisis Lingkungan
Pekan Fotografi Sewon 2026 di ISI Jogja menampilkan 32 karya tentang abrasi, krisis air bersih, dan upaya masyarakat menjaga lingkungan.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) Jogja berupaya menggencarkan sosialisasi dan penguatan surveilans guna mencegah penyakit polio di wilayahnya.
Diketahui, setelah sekian lama, penyakit polio kembali teridentifikasi di Pidie, Aceh. Bahkan pemerintah setempat telah menetapkan Kejadian Luar Biasa Polio sejak 19 November 2022.
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Jogja, Endang Sri Rahayu mengatakan, temuan polio di Pidie, Aceh membuat pihaknya kembali menggencarkan edukasi dan sosialisasi berkaitan dengan pentingnya imunisasi polio sejak dini.
Sampai saat ini sebanyak 80% anak telah mendapatkan imunisasi polio. "Dengan adanya temuan polio kami perkuat lagi sosialisasi khususnya mengenai lumpuh layu dan mereka yang belum mengakses imunisasi," katanya, Jumat (25/11/2022).
Endang menjelaskan, secara umum anak di Kota Jogja sudah mengakses layanan imunisasi polio. Beberapa tinggal melengkapi karena ada yang baru mendapatkan imunisasi polio sekali atau dua kali saja. Namun, begitu masih ada beberapa anak yang belum sama sekali mengakses layanan tersebut. "Iya [ada yang belum sama sekali mengakses imunisasi polio]. Tetapi secara umum belum lengkap saja dan tinggal melengkapi," kata dia.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Raih 2 Penghargaan Sekaligus di Ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2022
Endang menambahkan selain pada penyakit polio, antisipasi juga dilakukan untuk mencegah penyakit lumpuh layu di wilayah setempat.
Kedua penyakit ini memang memiliki gejala yang sama, tetapi membutuhkan pengecekan laboratorium untuk mengetahui jenis penyakitnya.
"Gejalanya sama, tapi untuk memastikan apakah itu polio atau tidak itu lewat uji lab dengan pemeriksaan tinja. Jadi dilihat apakah ada virus polio atau tidak. Sampai saat ini belum ada kasus lumpuh layu di Jogja," kata Endang.
Dia menjelaskan, lumpuh layu pada dasarya bisa terjadi pada beberapa penyakit selain polio. Salah satunya adalah Guillans Barre Syndrome (GBS).
Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Bagi warga yang mempunyai bayi disarankan untuk melengkapi imunisasi polio sebanyak empat kali sampai anak usia empat bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekan Fotografi Sewon 2026 di ISI Jogja menampilkan 32 karya tentang abrasi, krisis air bersih, dan upaya masyarakat menjaga lingkungan.
Cara merawat baterai mobil listrik agar lebih awet. Hindari kesalahan pengisian, suhu panas, dan kerusakan fisik pada kendaraan listrik.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Elkan Baggott dikaitkan dengan Bolton Wanderers jelang musim Championship 2026/2027. Namun bek Timnas Indonesia itu masih terikat kontrak di Ipswich Town.
Disclosure Day karya Steven Spielberg memimpin box office AS dengan US$44 juta, namun masih perlu US$300 juta global untuk balik modal.