BPHTB Sleman Baru 20 Persen, Pemkab Genjot Sinergi
Penerimaan BPHTB Sleman baru 20 persen dari target Rp400 miliar. Pemkab perkuat sinergi dan layanan untuk mengejar capaian.
Ilustrasi./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mengusulkan pembangunan sudetan di Pagergunung I dan II, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul. Hal tersebut menindaklanjuti banjir yang terjadi pada Minggu (25/11/2022) lalu.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yulis Herwanta mengatakan hujan deras yang terjadi dalam rentang waktu 1,5 jam membuat kawasan Pagergunung banjir hingga setinggi leher orang dewasa.
“Itu juga menyebabkan talut di sungai [di Pagergunung] ambrol sekitar 20 hingga 30 meter,” kata Agus ditemui di kantornya pada Kamis, (1/12/2022).
Sembari menunggu dana Belanja Tidak Terduga (BTT) disetujui, BPBD Bantul telah membuat beronjong untuk talut tersebut. Ketika BPBD melakukan asesmen pada Senin (26/11/2022), maka diputuskan untuk membuat sekitar tiga sudetan untuk membuang air ke sungai untuk mengurangi volume air.
BACA JUGA: Duh...Lama Tinggal Wisatawan di Bantul Tak Sampai 2 Hari, Apa Penyebabnya?
Selain asesmen yang dilakukan di Pagergunung, BPBD Bantul juga melakukan asesmen untuk jembatan di Padukuhan Sentulrejo, Kalurahan Bawuran, Kapanewon Pleret di hari yang sama.
Jembatan yang retak dan hanya diperkuat dengan lonjoran besi tersebut, kata Agus, sudah tidak layak untuk diperbaiki. “Usulan kami itu membuat jembatan baru menurut hasil asesmen. Itu beton soalnya. Kalau sudah retak, itu justru akan membebani jembatan itu sendiri,” katanya.
Selain itu, ketika terjadi banjir di Kedungjati, Selopamioro, Imogiri pada hari Minggu lalu, early warning system (EWS) yang dipasang di jembatan tersebut mati. Karena itu, BPBD berencana membuat EWS manual untuk menandai kenaikan luapan air sungai atau banjir.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPKP Kabupaten Bantul, Budi Sardjono, mengatakan pihaknya sedang memperbaiki jalan putus di Jolo Sutro Piyungan dan gorong-gorong di Salakan Srandakan. “Itu sudah dalam proses [perbaikan] dan selesai, kira-kira, pertengahan bulan ini,” kata Budi ditemui di kantornya pada Kamis.
Kata Budi, perbaikan jalan putus tersebut memakan anggaran hingga Rp183 juta sementara perbaikan gorong-gorong memakan anggaran sekitar Rp60 juta.
Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Bantul, Jumakir yang ikut dalam proses asesmen Senin lalu di Pagergunung, menegaskan bahwa saluran air di daerah tersebut tidak mampu menampung debit air.
“Ada juga gedung PAUD yang rusak di Pagergunung. Nanti kami ajukan lewat BTT. Kalau ada pembiayaan lebih lanjut, paling tidak kalau menggunakan APBD ya nanti di APBD perubahan 2023 atau 2024,” kata Jumakir.
Melalui Data BPBD Bantul, per 30 November 2022, ada lima kejadian tanah longsor yang semuanya terjadi antara pukul 06.30 WIB hingga 09.50 WIB.
Rinciannya, tiga kejadian longsor terjadi di Kalurahan Wonolelo, Pleret; satu di Mangunan, Dlingo; dan satu di Sriharjo, Imogiri. Tiga di antaranya berstatus membahayakan penghuni rumah apabila terjadi longsor lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penerimaan BPHTB Sleman baru 20 persen dari target Rp400 miliar. Pemkab perkuat sinergi dan layanan untuk mengejar capaian.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.