WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Tangkapan layar video siswa asal Sleman kesurupan yang viral di media sosial / Twitter
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah siswa SMP asal Sleman yang mengalami kesurupan massal saat study tour di Bali pada Senin (12/12/2022) kini sudah dalam kondisi baik. Kepala sekolah salah satu SMP yang siswanya kesurupan mengakui ada siswanya yang tak sengaja menendang sesajen.
Kesurupan masal tersebut melibatkan sejumlah siswa dari dua SMP di Sleman, yakni SMPN 2 Ngemplak dan SMPN 1 Cangkringan. Kepala Sekolah SMPN 2 Ngemplak, Endang, mengatakan saat ini rombongannya sudah dalam kondisi sehat dan melanjutkan tour ke Joger.
Ia menceritakan awal mula kesurupan masal tersebut ketika rombongan setelah menyaksikan Tari Barong tiba-tiba ada dua siswa yang kesurupan. “Itu sudah terkondisi, selesai. Kemudian di Krisna, ada sekitar empat orang kesurupan lagi,” ujarnya, Selasa (13/12/2022).
Semua siswa yang kesurupan tersebut bisa disadarkan setelah meminta bantuan dari ahli spiritual setempat. “Cuma yang kemaren kesurupan masih lemas, maklum energinya terkuras. Sudah kami dampingi, bacain ayat kursi, yasin, sekarang sudah sehat semua,” katanya.
Ia menegaskan para siswa sudah diwanti-wanti untuk selalu berhati-hati dan menghormati adat setempat. Namun ada siswa yang tanpa sengaja menendang sesajen. “Tanpa sengaja menendang sesajinya itu di Tanah Lot,” ungkapnya.
Terkait kejadian ini, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, telah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Sleman. "Tadi sudah kita lakukan koordinasi ternyata memang benar anak-anak kami. Dari Ngemplak dan Cangkringan," katanya.
Kustini menuturkan untuk kronologi detail masih akan didalami oleh dinas terkait bersama dengan sekolah. Kustini juga meminta untuk para guru maupun pendamping dapat terus menjaga peserta didik yang sedang menjalankan kegiatan di luar sekolah.
BACA JUGA: Begini Kronologi Lengkap Kisruh Meikarta hingga Didemo Pembeli
"Sebisa mungkin para guru dan pendamping mengawasi betul aktifitas siswanya. Dipantau dan jangan sampai ada yang terlewat. Untuk para siswa harus menjaga diri dan apabila kelelahan dapat beristirahat yang cukup,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Animaccord membantah tuduhan bahwa Masha and the Bear menjadi alat propaganda Rusia. Studio menegaskan serial itu hanya mengusung nilai persahabatan dan imajina
Maroko lebih diunggulkan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat pengalaman, organisasi permainan, dan performa konsisten.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Petisi online yang menargetkan Sarwendah menjadi viral dan memicu perdebatan di media sosial. Puluhan ribu dukungan diklaim telah terkumpul.
Manuel Neuer dan Riyad Mahrez resmi pensiun dari tim nasional usai Piala Dunia 2026, menandai berakhirnya era dua legenda sepak bola dunia.