Hendak Tawuran, 12 Pelajar dan Pemuda Mageang Diringkus Polisi
Polresta Magelang menggagalkan dugaan tawuran pelajar di Ngluwar. Sebanyak 12 orang diamankan dan tiga celurit disita sebagai barang bukti.
Puluhan perahu jongkong bersandar di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang, belum lama ini./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY telah menyiapkan sejumlah skenario untuk membatasi jumlah pengunjung pada suatu destinasi. Cara ini dilakukan agar tidak menimbulkan kemacetan sata libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyatakan koordinasi lintas sektor telah menyepakati pembatasan jumlah wisatawan pada setiap destinasi wisata. Selain untuk pemerataan, upaya itu sekaligus mencegah penumpukan jumlah wisatawan di sejumlah destinasi.
“Langkah yang kami lakukan adalah memeratakan event dalam rangkaian libur Nataru,” katanya, Jumat (16/12/2022).
Pembatasan dilakukan sesuai dengan kapasitas setiap destinasi wisata. Selain itu, pengelola wisata diminta untuk menyediakan fasilitas untuk memastikan daya dukung lingkungan suatu destinasi wisata termasuk memadai. Jangan sampai objek wisata kelebihan kapasitas yang berdampak pada kemacetan atau kepadatan arus serta menjadikan wisatawan tidak nyaman.
BACA JUGA: Libur Telah Tiba, Ini Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan di Gunungkidul
Selain memecah event di sejumlah destinasi secara menyebar, Dispar DIY membuat sejumlah informasi rekomendasi bagi wisatawan agar memiliki sejumlah pilihan dalam merayakan libur Nataru. Informasi tersebut diharapkan menjadi petunjukan bagi wisatawan yang berlibur di Jogja.
“Misalnya seperti event di Breksi dari sore ada pementasan diakhiri wayang kulit. Kemudian di Wediombo ada surfing,” katanya.
Singgih mengatakan petugas akan memberikan berbagai informasi terkait layanan bagi wisatawan. “Melalui pos kami akan memantau untuk melihat bagaimana kapasitas suatu destinasi wisata. Ketika satu destinasi sudah penuh, wisatawan dialihkan ke destinasi terdekat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Magelang menggagalkan dugaan tawuran pelajar di Ngluwar. Sebanyak 12 orang diamankan dan tiga celurit disita sebagai barang bukti.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.
Kahitna membagikan rahasia tetap kompak dan bertahan selama 40 tahun di industri musik Indonesia, mulai dari saling menerima hingga menjaga identitas musik.
Marcus Rashford resmi berpisah dengan Barcelona setelah masa peminjaman berakhir. Hansi Flick mengaku kehilangan, sementara Blaugrana merekrut Jesse Bisiwu.
Tanah kas desa di Kalurahan Sumberharjo dimanfaatkan menjadi kebun melon premium untuk meningkatkan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Empat pendaki yang tersesat di Gunung Lokon, Sulawesi Utara, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan usai operasi pencarian intensif.