Advertisement

DIY Siapkan Skenario Pemerataan Pengunjung di Destinasi Wisata Saat Nataru

Sunartono
Jum'at, 16 Desember 2022 - 19:27 WIB
Budi Cahyana
DIY Siapkan Skenario Pemerataan Pengunjung di Destinasi Wisata Saat Nataru Puluhan perahu jongkong bersandar di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang, belum lama ini. - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY telah menyiapkan sejumlah skenario untuk membatasi jumlah pengunjung pada suatu destinasi. Cara ini dilakukan agar tidak menimbulkan kemacetan sata libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyatakan koordinasi lintas sektor telah menyepakati pembatasan jumlah wisatawan pada setiap destinasi wisata. Selain untuk pemerataan, upaya itu sekaligus mencegah penumpukan jumlah wisatawan di sejumlah destinasi.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Langkah yang kami lakukan adalah memeratakan event dalam rangkaian libur Nataru,” katanya, Jumat (16/12/2022).

Pembatasan dilakukan sesuai dengan kapasitas setiap destinasi wisata. Selain itu, pengelola wisata diminta untuk menyediakan fasilitas untuk memastikan daya dukung lingkungan suatu destinasi wisata termasuk memadai. Jangan sampai objek wisata kelebihan kapasitas yang berdampak pada kemacetan atau kepadatan arus serta menjadikan wisatawan tidak nyaman.

BACA JUGA: Libur Telah Tiba, Ini Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan di Gunungkidul

Selain memecah event di sejumlah destinasi secara menyebar, Dispar DIY membuat sejumlah informasi rekomendasi bagi wisatawan agar memiliki sejumlah pilihan dalam merayakan libur Nataru. Informasi tersebut diharapkan menjadi petunjukan bagi wisatawan yang berlibur di Jogja.

“Misalnya seperti event di Breksi dari sore ada pementasan diakhiri wayang kulit. Kemudian di Wediombo ada surfing,” katanya.

Singgih mengatakan petugas akan memberikan berbagai informasi terkait layanan bagi wisatawan. “Melalui pos kami akan memantau untuk melihat bagaimana kapasitas suatu destinasi wisata. Ketika satu destinasi sudah penuh, wisatawan dialihkan ke destinasi terdekat,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ingin Temui Megawati, Surya Paloh: Kita Kasih Kode-Kode Dulu

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 16:17 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement