Advertisement

Jelang Natal Tahun Baru, Petugas Gabungan Cek Keamanan Pangan di Jogja

Yosef Leon
Rabu, 21 Desember 2022 - 15:57 WIB
Budi Cahyana
Jelang Natal Tahun Baru, Petugas Gabungan Cek Keamanan Pangan di Jogja Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja bersama petugas Satuan Polisi Pamong Praja Jogja memantau oersediaan daging sapi di sejumlah pasar tradisional menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Bar 2023.

Empat pasar tradisional yang dipantai yakni Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan, Pasar Sentul, dan Pasar Kotagede. Pedagang daging sapi di empat pasar belum memeriksa daging sebelum diedarkan ke konsumen.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja Imam Nurwahid menjelaskan sesuai dengan amanat Perda No.21/2009 tentang Pemotongan Hewan dan Penanganan Daging, setiap pedagang mesti melengkapi sejumlah perizinan untuk menjamin mutu, kualitas, dan keamanan pangan yang dijual, di antaranya surat herkeuring dan surat kesehatan hewan dari daerah asal. Menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, pemantauan terhadap kualitas daging mesti diperhatikan untuk menjamin keamanan pangan yang dikonsumsi warga. 

BACA JUGA: Pengerjaan Fisik Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Capai 18.76%

"Ini sebenarnya pemeriksaan rutin, tetapi karena menjelang Natal dan tahun baru, pemeriksaan kami maksimalkan akibat permintaan yang tinggi untuk mengantisipasi munculnya panganan yang tidak sesuai ketentuan," ujarnya, Rabu (21/22/2022). 

Imam menjelaskan pedagang yang belum mengantongi izin langsung diberikan penindakan yustisi dari Satuan Polisi Pamong Praja Jogja. Dinas juga menguji secara langsung di lapak penggilingan daging sapi dengan menggunakan rapid test species untuk mengecek residu atau kandungan lain. Dari hasil tes tersebut tidak ditemukan hasil yang mencurigakan. 

"Untuk daging ayam juga kami uji cepat durante dan tidak ditemukan kasus atau temuan yang ganjil. Ini upaya kami untuk memberikan jaminan bahwa produk pangan yang dikonsumsi masyarakat adalah pangan yang sehat dan aman," ucap dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Begini Penyebab Parahnya Gempa Bumi di Turki dan Suriah

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 18:37 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement