Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi. /freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Merespons kasus anak empat tahun yang diduga terkena peluru nyasar dari tembakan peringatan Polsek Ngaglik, Jogja Police Watch (JPW) mendesak kepada pihak kepolisian Polresta Sleman agar transparan dalam menindaklanjuti kasus tersebut.
Kabid Humas JPW, Baharuddin Kamba, mengatakan kejadian ini bermula saat petugas kepolisian dari Polsek Ngaglik merespons laporan mengenai adanya orang yang berbuat onar. Polisi saat itu sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke atas. Dari keterangan Kapolresta Sleman disebutkan adanya kemungkinan peluru peringatan itu mengenai anak yang sedang berada di warung makan. Warung itu berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi penembakan.
“Kapolresta Sleman AKBP, Imam Rifa'i menyebut ada kemungkinan penyebab luka pada kepala bocah tersebut adalah proyektil yang merupakan tembakan peringatan dari anggota Polsek Ngaglik dan tembakan peringatan diarahkan ke atas,” katanya, Rabu (21/12/2022).
Atas kejadian ini, JPW mendorong agar kasus tersebut lebih baik ditarik ke Polda DIY untuk menghindari konflik kepentingan. “Pihak kepolisian Polsek Ngaglik dan Polresta Sleman harus terbuka, jangan ada yang ditutupi atas kasus ini,” ungkapnya.
JPW mengapreasi langkah yang dilakukan Kapolsek Ngaglik dengan melakukan komunikasi terhadap keluarga korban terkait biaya perawatan. Namun, ia berharap proses hukum atas kasus ini jangan lantas berhenti dan harus tetap dilanjutkan.
Jika anggota Polsek Ngaglik terbukti melakukan pelanggaran, maka sanksi etik dan pidana wajib dilakukan. Adapun kasus tersebut saat ini ditangani oleh Satreskrim dan Propam Polresta Sleman, untuk menindaklanjuti jika memang benda asing di kepala anak tersebut memang peluru milik anggota kepolisian.
BACA JUGA: Anak di Sleman yang Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar Kini Membaik
Seperti diketahui, seorang anak perempuan berumur empat tahun dikabarkan mendadak terjatuh saat sedang berada di sebuah warung makan di Kapanewon Ngaglik, pada Minggu (18/12/2022) siang. Saat ddiberi tindakan medis, diketahui terdapat benda asing di kepala bagian belakanganya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan, mengatakan kondisi anak perempuan itu masih dalam pemulihan pasca operasi saat ini. Sedangkan benda asing yang masuk ke kepala anak itu masih dianalisis oleh tim forensik. "Hasilnya akan kami serahkan kepada polisi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 usai mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping 21-12, 21-14.
Jadwal UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 pada 28-29 September 2026. Belgia vs Prancis hingga Spanyol vs Kroasia tayang dini hari WIB.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.