Jusuf Kalla Soroti Penembakan 3 ASN, Minta Pemerintah Lakukan Pendekatan Damai
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Jusuf Kalla mendorong operasi aparat diiringi pendekatan persuasif dan damai.
Beberapa pemotor melanggar rekayasa lalu lintas di Simpang OB, Selasa (3/1/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN — Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman segera memasang lampu bangjo atau alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di Simpang Outlet Biru (OB) Selokan Mataram. Pemasangan dijadwalkan dilakukan sekitar April 2023.
Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sleman, Bambang Sumedi Laksono mengatakan saat ini masih dilakukan survei persiapan pemasangan APILL. Menurutnya satu sampai tiga bulan ke depan akan dilakukan lelang.
"Kalau enggak gagal pengadan [April terpasang], nek anggaran sudah. Ya nanti kami usahakan kalau gak tiga [bulan Maret] ya empat [bulan April] sudah kami pasang," ucapnya Kamis, (5/1/2023).
Terkait teknisnya akan dilihat terlebih dahulu, apakah hanya untuk satu arah atau seperti apa. Dishub akan menyurvei, ada empat gerakan, misalnya yang Selatan berhenti yang lain jalan, atau opsi-opsi lainnya.
"Kami lihat di APILL bisa saja hanya satu arah sah-sah saja. Yang penting nantinya di situ nanti kinerja simpangnya bagaimana. Asal masih di bawah 40 detik gak masalah," kata dia.
BACA JUGA: Selesai Ditata, Bundaran Tugu Tobong Bakal Dipasangi Lampu APILL
Warga masih banyak yang melanggar aturan dari rekayasa lalu lintas yang diberlakukan Dishub Sleman, akan tetapi belum dilakukan penegakan.
Gakkum Satlantas Polresta Sleman Iptu Catur Bowo Laksono mengatakan saat ini masih fokus pada rekayasa dulu, nanti akan dievaluasi. "Belum [penindakan], kami masih fokus ke rekayasa jalan dulu. Nanti akan kami evaluasi."
Salah satu pengguna jalan Cika, 30 mengatakan rekayasa lalu lintas di simpang OB cukup membingungkan. Karena masih banyak masyarakat yang menrabas pada jam-jam dilarang melintas yakni 15.00-18.00 WIB akhirnya dia juga memilih melanggar. "Aku jadi ikut aja nrabas. Kayanya penempatan anggota polisi di titik-titik itu diperlukan lagi, kayak pas awal-awal penerapan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Jusuf Kalla mendorong operasi aparat diiringi pendekatan persuasif dan damai.
Dua warga Lumbungkerep Klaten menjadi penumpang KM Virgo Transport 8. Danang selamat, sedangkan Bagus masih dalam pencarian.
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.
Tiga awak KM Balama GT 27 ditemukan selamat setelah hilang kontak tiga hari di perairan Banggai dan terdampar di Sulawesi Utara.
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.