Advertisement

Bus Sekolah Kulonprogo Diharapkan Bisa Beroperasi di Area Perdesaan

Catur Dwi Janati
Selasa, 10 Januari 2023 - 09:17 WIB
Sunartono
Bus Sekolah Kulonprogo Diharapkan Bisa Beroperasi di Area Perdesaan Armada bus sekolah Dishub Kulonprogo mulai dioperasikan, Senin (26/1/2023). - Istimewa - Dishub Kulonprogo.

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO - Disdikpora Kulonprogo mengapresiasi mulai beroperasinya bus sekolah pada 2023 ini. Hanya saja, bus sekolah diharapkan bisa menjangkau kawasan pegunungan yang memiliki medan curam dan sulit dijangkau angkutan umum.

Kepala Diskdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo mengapresiasi beroperasinya bus sekolah. Pada pengoperasiannya di pekan 2023, siswa cukup antusias dengan adanya bus sekolah ini. "Mereka memanfaatkan bus sekolah ini dengan antusias. Artinya dari situ kita tangkap bahwa sebenarnya ini menjadi kebutuhan," terangnya pada Senin (9/1/2023).

Advertisement

"Secara prinsip itu sangat membantu anak-anak untuk bisa sampai ke sekolah dengan cara yang lebih aman," lanjutnya.

BACA JUGA : Bus Sekolah Kini Resmi Melintasi 13 Sekolah di Kulonprogo

Diakui Arif, jika dibandingkan jumlah sekolah yang ada, jumlah sekolah yang dilewati rute bus sekolah tentu belum bisa merepresentasikan semua sekolah yang ada di Kulonprogo. Karena, yang beroperasi masih di seputar lingkup perkotaan. "Kami sebenarnya mempunyai masalah bagi anak-anak yang justru ada di pedesaan, terutama yang di pegunungan," ujarnya.

Siswa-siswa sekolah di daerah perbukitan memiliki akses jalan yang lebih terjal yang tidak semuanya aman dilalui sepeda secara mandiri. Opsi antar jemput lantas dilakukan orang tua. Namun cara ini sangat tergantung pada kesibukan aktivitas orang tua. Sementara angkutan umum di area perbukitan juga sangat minim.

"Jadi kami berharap nanti ada penambahan armada atau rute yang ditempatkan di lokasi-lokasi yang perbukitan. Karena ada kesulitan tertentu di sana, agak khusus karena sepeda itu tidak bisa dipergunakan di sana secara optimal," ujarnya.

Pasalnya dari segi umur, para siswa pada jenjang SMP ke bawah juga belum bisa mendapatkan SIM. Bila harus menggunakan kendaraan pribadi berupa sepeda motor, hal ini juga menimbulkan risiko rawan bagi pelajar.

BACA JUGA : Bus Sekolah Diuji Coba di Kulonprogo, Begini Animo Siswa

"Kami harus antisipasi bahwa anak-anak SMP terutama itu kan belum diizinkan untuk mengemudi itu seharusnya. Solusinya ini tadi dengan bus sekolah," lanjutnya.

Skemanya tak harus per Kapanewon satu armada. Lantaran distribusi sekolah di setiap Kapanewon tak mesti sama. Meski pun ada zonasi, sebaran sekolah di area pegunungan tidak serapat dengan area perkotaan yang padat. "Untuk prioritas mungkin dipilih saja sekolah-sekolah atau wilayah yang konsentrasi satuan pendidikannya relatif banyak," ungkapnya.

"Nanti dipilih, misalnya SMPN 4 Samigaluh yang dipucuk sana itu kan justru membutuhkan transportasi. Karena zonasi didesak itu tetap saja berbeda dengan zonasi yang di kota, jaraknya. Cakupan wilayahnya itu kan berjauhan," tambahnya.

Kepala Seksi Angkutan, Dinas Perhubungan Kulonprogo, Ngatini menuturkan untuk meningkatkan animo penggunaan bus sekolah pihaknya akan berupaya menggencarkan sosialisasi. "Ada [sosialisasi] lewat media, seperti  Instagram dan informasi kami sampaikan pada para kepala-kepala sekolah khususnya di wilayah perkotaan Wates. Dengan harapan para kepala sekolah menginfokan kepada peserta didiknya," ujarnya.

BACA JUGA : Kulonprogo Akan Uji Coba Bus Sekolah Tahun Depan

Secara umum bus sekolah melintasi 13 sekolah di kawasan Wates secara menyilang. Bus A atau bus pertama akan berangkat dari kantor Dishub ke arah SMP Muhammadiyah 2 Wates, SMPN 2 Wates, SMAN 2 Wates, SMK Muhammadiyah 2 Wates, MAN 2 Kulonprogo, SMK Muhammadiyah 1 Wates, SMKN 1 Pengasih, SMPN 1 Pengasih, MAN 1 Kulonprogo, SMPN 1 Wates, SMPN 4 Wates an terkahir SMPN 5 Wates. Sementara bus B atau bus kedua melewati belasan sekolah yang sama, hanya saja berkebalikan arahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Merayakan Maulid Nabi Muhammad Bareng Santri, Erick Thohir Beri Bola

News
| Kamis, 28 September 2023, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Di Coober Pedy, Penduduk Tinggal dan Beribadah di Bawah Tanah

Wisata
| Kamis, 28 September 2023, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement