Advertisement
Pameran Produk Kulit Tandai Beroperasinya PDIN Jogja

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) dijadikan tempat pameran berbagai produk berbahan kulit oleh Politeknik Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta (ATK), Jumat (13/1/2022).
Pameran bertajuk Leather Innofashion Expo 2023 ini menampilkan beragam produk dari tas, sepatu, dompet, hingga aneka fesyen lainnya seperti ikat pinggang dan jaket.
Advertisement
Pameran tersebut menandai mulai beroperasinya PDIN sebagai pusat riset dan desain produk industri. Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disprinkopukm) Jogja yang mengelola PDIN berharap ada timbal balik nyata antara asosiasi, perguruan tinggi, dan stakeholder lain yang mengisi PDIN ke Industri Kecil Menengah (IKM) Jogja.
BACA JUGA: Untuk Pemulihan Ekonomi, 20 UMKM di Jogja Dapat Bantuan
Kepala Disprinkopukm Jogja Tri Karyadi Riyanto Raharjo menyebut dalam enam bulan pertama 2023, PDIN akan banyak bekerjasama dalam mengisi ruang yang ada.
“Termasuk kerja sama dengan Politeknik ATK ini kami harap ada langkah nyata mereka untuk bersama-sama membantu pengrajin kulit di Jogja dalam menyediakan desain produk,” kata Totok, sapaan akrabnya, Jumat sore.
Sentra IKM kulit di Jogja, jelas Totok, ada di Kelurahan Keparakan. “Jadi kedepan IKM di Keparakan ini dapat mengembangkan desain produknya agar lebih berkualitas dengan kerjasama dengan ATK ini, supaya dapat lebih berdaya dan menghasilkan ekonomi yang lebih banyak,” ujarnya.
Totok menjelaskan IKM di Jogja memang perlu pengembangan desain produknya. “Target kami IKM bisa menguasai pasar dalam negeri, maka diperlukan desain produk yang berkualitas. Desain ini kan butuh riset yang panjang akan sulit bagi IKM jika dibebani itu, maka dengan adanya PDIN ini kedepan riset dan desain produk di Jogja akan lebih berkembang,” katanya.
Kepala Inkubator Bisnis Industri Politeknik ATK Jogja, Diana Ross menyebut komitmennya pada kerjasama dengan Pemkot Jogja melalui Disprinkopukm.
“Kami akan berkomitmen dengan Pemkot Jogja untuk bersama-sama mengembangkan produk kulit dari tiap IKM Jogja yang ada,” jelasnya, Jumat pagi.
Diana menyebut pameran yang digelar mahasiswanya tersebut diharapkan juga dapat diterima publik luas. “Mahaasisiwa kami membuat produk pameran ini selama enam bulan, melalui tahapan panjang dari riset hingga desain dan evaluasi, harapannya bisa diserap pasar juga dan dikerjasamakan dengan IKM Jogja agar produk misalnya menjangkau pasar,” ujarnya.
Ke depannya Politeknik ATK, jelas Diana, tak hanya berhenti di pameran saja. “Agenda kami di IPDN ada beberapa di antaranya bulan depan kami adakan lokakarya dan gelar wicara, kami berharap partisipasi IKM juga dapat belajar bersama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Balon Udara Liar di Wonosobo Meresahkan, Polisi Temukan Tanpa Pengikat di Tiga Lokasi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Kereta Bandara Xpress Hari Ini Jumat 4 April 2025, Berangkat dari Stasiun Tugu, Wates dan YIA
- Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025: DIY Hujan Ringan
- Jadwal Terbaru Kereta Api Prameks Hari Ini Jumat 4 April 2025
- Perekrutan SDM KAI Libatkan 12 Lembaga Pendidikan
- Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini Jumat 4 April 2025: Stasiun Palur, Jebres, Balapan, Purwosari hingga Ceper Klaten
Advertisement
Advertisement