Advertisement

Percepat Reformasi Kalurahan, KPH Yudanegara Siapkan Waktu Khusus Temui Lurah di Biro Tapem

Triyo Handoko
Rabu, 18 Januari 2023 - 19:17 WIB
Arief Junianto
Percepat Reformasi Kalurahan, KPH Yudanegara Siapkan Waktu Khusus Temui Lurah di Biro Tapem Rombongan Harian Jogja ke Biro Tapem DIY, Rabu (18/1/2023). - Harian Jogja/Triyo Handoko

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah DIY, KPH Yudanegara punya program baru untuk mempercepat reformasi kelurahan.

Program tersebut adalah penyediaan ruang dan waktu bagi lurah se-DIY untuk membagikan keresahannya setiap Senin-Jumat pukul 07.30 WIB sampai 08.30 WIB.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Pemberian ruang dan waktu bagi para lurah untuk mengkomunikasikan keresahan, permasalahan, hingga bincang-bincang santai tersebut diharapkan mampu mendekatkan Pemda DIY dengan masyarakat.

“Banyak hal dibincangkan dari masalah penanganan Covid-19, jalan rusak, Dana Kesitimewaan, sampai program Jaga Warga,” kata Kanjeng Yuda, Rabu (18/1/2023).

Penjelasan KPH Yudanegara tersebut disampaikan saat Harian Jogja mengadakan audiensi di kantornya. “Ini strategi agar kami tahu apa yang dibutuhkan para lurah ini, supaya bisa disinergikan dengan visi Gubernur DIY dalam reformasi kelurahan,” jelasnya.

BACA JUGA: 9 Kalurahan Peroleh BKK Danais Pemanfataan Tanah Kas Desa, Cek Datanya!

Tidak hanya lurah dari Sleman dan Bantul, lurah dari Gunungkidul dan Kulonprogo juga kerap berkunjung ke Biro Tapem. “Semuanya kami terima, apalagi yang dari jauh-jauh. Kadang mereka membawa durian, rambutan, dan banyak hasil bumi lain mungkin karena bentuk terima kasih sudah didengarkan keluhannya dan dicarikan solusinya,” ujarnya.

Reformasi kelurahan, jelas KPH Yudanegara, diperlukan pendekatan agar lurah memahami apa yang harus dilakukannya dalam program tersebut.

“Saya tak hanya dikunjungi, terkadang juga sidak langsung ke kelurahan. Pernah di kalurahan yang berbatasan dengan Ketep, Magelang di lereng Gunung Merapi menginap di sana supaya lebih dekat,” katanya.

Sidak yang dilakukan KPH Yudanegara bahkan kerap dilakukan secara dadakan tanpa sepengetahuan pihak kelurahan. “Nanti kalau dikabarin dulu malah persiapannya macem-macem, kalau langsung begitu saja kan malah bisa melihat realitasnya secara langsung,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gempa Turki, Kemlu Evakuasi 104 WNI yang Terdampak

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 11:07 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement