OJK Fasilitasi BPR/BPRS Akselerasi Penurunan NPL melalui Workshop
OJK Jawa Tengah dan DIY memfasilitasi BPR/BPRS melalui workshop dan pendampingan untuk mempercepat penurunan NPL serta memperkuat kualitas kredit.
Pengerjaan proyek revitalisasi Tugu Jogja, Oktober 2020. /Harian Jogja-Desy Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Pengamat Ekonomi UKDW, Murti Lestari, mengatakan selama ini angka kemiskinan di DIY memang tertinggi se-Pulau Jawa berdasarkan angka statistik BPS. Untuk itu, pemerintah diminta meningkatkan pendapatan masyarakat. "Bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat kelas bawah, meningkatkan lapangan kerja kelas bawah, pendapatan petani dan sebagainya," katanya, Jumat (20/1/2023).
Diakui Murti, Pemda DIY memang melaksanakan program pengentasan kemiskinan, tetapi apakah betul program tersebut mampu meningkatkan pendapatan masyarakat kelas bawah atau tidak. "Apakah program pengentasan kemiskinannya cukup permanen atau temporer? Ini yang harus dievaluasi," katanya.
Di luar DIY, seperti di Jawa Tengah, wilayahnya memiliki kawasan-kawasan industri manufaktur yang menampung masyarakat kelas bawah untuk bekerja dengan upah UMR. Dengan begitu, angka pendapatan pun otomatis di atas garis kemiskinan. Hanya saja, di Jogja tidak banyak lokasi yang cocok untuk industri manufaktur. "Karenanya untuk menggerakkan masyarakat bawah di DIY di atas garis kemiskinan, caranya menggerakkan masyarakat dengan wirausaha kecil. Nah, cara itu apakah sudah meningkatkan pendapatan warga? Belum tentu pendapatannya di atas garis kemiskinan," katanya.
Bahagia
Murti sendiri tidak terlalu pusing dengan angka kemiskinan di DIY yang tinggi. Alasannya Jogja sudah berhasil menciptakan harmonisasi dan kerukunan, sehingga orang Jogja bahagia dan panjang umur, meskipun belum bisa mendorong peningkatan penghasilan di atas garis kemiskinan. "Angka kemiskinan di Jogja sebenarnya tidak tinggi-tinggi amat kok, di luar Jogja justru lebih tinggi. Yang penting, kehidupan di Jogja baik, tingkat kesehatan tinggi, pendidikannya baik, bahagia, tidak usah terlalu pusing yang penting hajat hidup orang bisa terpenuhi," katanya.
Memang, kata Murti, antara kemiskinan dengan angka harapan hidup, angka kebahagiaan, indeks pendidikan, merupakan terminologi yang berbeda. Kemiskinan pada dasarnya mengukur pendapatan dan pengeluaran.
"Antara pengeluaran dan kebahagiaan berbeda terminologi. Namun orang bisa saja bahagia meskipun tidak punya uang, itu bisa berumur panjang. Jadi dimensi sosialnya lebih kental," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK Jawa Tengah dan DIY memfasilitasi BPR/BPRS melalui workshop dan pendampingan untuk mempercepat penurunan NPL serta memperkuat kualitas kredit.
DPRD DIY meminta pemerintah dan DPR RI menyinkronkan aturan ojol dalam RUU Ketenagakerjaan dan revisi UU LLAJ.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.
Lima motuba seperti Civic Estilo, Starlet, BMW E30, W124 dan Lancer GTi masih diburu karena desain, sejarah, komunitas, dan kelangkaannya.
Kemarau panjang belum memicu gagal panen di Bantul. Petani menyesuaikan komoditas, memilih palawija dan padi berumur pendek.
Survei Ipsos menempatkan Indonesia di posisi kedua dunia dalam kepuasan kehidupan asmara dengan skor 85, hanya di bawah Thailand.