14 Tahun UUK DIY, Memetri Kaistimewan Dekatkan Nilai Keistimewaan
Memetri Kaistimewan menandai 14 tahun UUK DIY dengan kegiatan budaya, edukasi, dan kolaborasi agar nilai keistimewaan dekat dengan masyarakat.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo (tengah) memainkan othok othok saat meresmikan peluncuran Calendar of Event 2023 di Sleman City Hall,Jumat (20/1/2023)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN — Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman akan menggelar 60 event pada tahun ini. Melalui berbagai event tersebut, Dispar Sleman menargetkan 8 juta kunjungan wisata baik lokal dan mancanegara.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid mengatakan target ini lebih tinggi dari capaian tahun lalu yakni 7,5 juta kunjungan. Beberapa event yang menjadi highlight di antaranya Festival Van der Wijck (2-3 Juni 2023), Prambanan Jazz Festival (7-9 Juli dan 14-16 Juli 2023), dan Tour de Merapi (25 Juli 2023).
Kemudian ada juga Sleman Creative Week (20-22 Oktober 2023), Sleman Temple Run (5 November 2023), Ngayogjazz (18 November 2023), dan Jogja International Heritage Walk (18-19 November 2023).
"Kami harapkan target [kunjungan wisatawan] di angka 8 juta orang. Pandemi sudah melandai, PPKM sudah dicabut. Saat masih pandemi ada 7,5 juta [kunjungan]," kata dia saat peluncuran Calendar of Event 2023 di Sleman City Hall, Jumat (20/1/2023).
BACA JUGA: Ini Jenis Belanja Paling Besar Wisatawan di Jogja Menurut Survei
Target Pendapatan Asli Daerah (PAD), kata dia, juga diproyeksikan meningkat sekitar 20%. Pada 2022 capaian PAD Rp5,6 miliar, tahun ini ditargetkan Rp6 miliar.
Berbagai event yang digelar akan menjadi magnet bagi pengunjung untuk datang ke Sleman. Selain itu, dengan adanya kalender event, wisatawan juga bisa menentukan waktu kunjungan. "Menjadi magnet paling besar seperti Ngayogjazz kunjungannya luar biasa, sekitar 20.000 pengunjung dalam sehari. Sleman Temple Run juga dihadiri dari berbagai negara," kata dia.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menambahkan, melalui peluncuran kalender event, masyarakat atau pun wisatawan yang hendak berkunjung ke Sleman akan lebih mudah dan bisa menjadwalkan kepergiannya secara lebih matang. Selain itu, melalui kalender event, mereka juga bisa memilih event mana yang akan dikunjungi. "Ini [mencapai target kunjungan wisata] memang tidak bisa sendiri harus kolaborasi, baik itu dengan hotel yang ada juga promosi dan sebagainya. Begitu juga DIY bisa promosi bahwa Sleman punya kalender event," ucap dia.
Kepala Dispar DIY, Singgih Raharja mengapresiasi peluncuran Calendar of Event 2023 Kabupaten Sleman. Menurutnya Sleman menjadi peringkat pertama untuk pergerakan wisatawan domestik se-Indonesia.
"Salah satu penggerak wisatawan domestik yakni adalah melalui penyelenggaraan event. Tentu saya berharap kedepan penyelenggaraan event di Kabupaten Sleman terus ditingkatkan kualitasnya," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memetri Kaistimewan menandai 14 tahun UUK DIY dengan kegiatan budaya, edukasi, dan kolaborasi agar nilai keistimewaan dekat dengan masyarakat.
KPK menyatakan pemanggilan Nusron Wahid dalam kasus dugaan korupsi ATR/BPN bergantung pada kebutuhan penyidikan.
Nama di KTP salah ketik tidak selalu harus diperbaiki lewat pengadilan. Simak syarat, dokumen pembanding, dan cara mengurusnya di Dukcapil.
Samsung Display dikabarkan mendapat kontrak eksklusif tiga tahun untuk memasok panel OLED iPhone Duo dan generasi iPhone lipat Apple.
Pemerintah menemukan 25 dari 27 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai kadar klaim. Simak cara mengenali dan memastikan beras fortifikasi.
Persib menghadapi FC Seoul pada laga pembuka Grup E ACL Two 2026/2027. Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda absen, sementara Igor Tolic masih memantau kondisi pemain.