Advertisement

Kilas Balik! Sederet Operasi Densus 88 di Sleman, Ada Terduga Teroris Ditangkap saat Bawa Sepiring Nasi

Sunartono
Selasa, 24 Januari 2023 - 19:37 WIB
Sunartono
Kilas Balik! Sederet Operasi Densus 88 di Sleman, Ada Terduga Teroris Ditangkap saat Bawa Sepiring Nasi Ilustrasi Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berjaga di depan rumah terduga teroris. - Antara/Fakhri Hermansyah

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Seorang warga di Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman, berinisial AW, 39 ditangkap tim Detasemen Khusus (Dendus) Antiteror Polri pada Minggu (22/1/2023) pagi. Polisi menggeledah rumah tersebut dan menemukan dua bom rakitan yang siap diledakkan.

Tim Jibom Satbrimob Polda DIY kemudian melakukan disposal untuk meledakkan bom rakitan tersebut di lapangan tak jauh dari lokasi penangkapan. Salah satu anggota keluarga AW, Uki Septriyanto menjelaskan keluarga tidak mengetahui jika AW terlibat dalam aktivitas terorisme. Selama ini kakaknya itu masih berkomunikasi dengan keluarga seperti biasa termasuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Keluarga Tidak Tahu Terduga Teroris Sleman Simpan Dua Bom Rakitan di Kamar

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan menyatakan AW ditangkap pada Minggu antara pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB di Kawasan Jalan Pendowoharjo, Sleman. AW menjadi target kepolisian karena diduga terlibat tindak pidana terorisme. Ia termasuk simpatisan ISIS yang kerap mengunggap gambar maupun video propaganda ISIS di media sosial.

BACA JUGA : Teroris yang Ditangkap di Sleman Residivis Narkoba, Jadi Simpatisan ISIS 

Penangkapan terduga teroris di Sleman oleh Densus 88 memang bukan pertama kali. Sebagaimana diketahui Densus 88 AT merupakan satuan khusus kontraterorisme milik kepolisian yang diprioritaskan untuk menangani tindak pidana terorisme. Detasemen ini diciptakan sebagai satuan khusus dengan kemampuan untuk menumpas setiap aktivitas terorisme di Indonesia. 

Tercatat sudah berkali-kali Densus menangkap terduga teroris di Sleman selama beberapa tahun terakhir. Berikut rangkumannya berdasarkan catatan Harianjogja.com :

25 Agustus 2015

Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris berinisial SF, 25, di Dusun Cupuwatu, Kecamatan Kalasan, Sleman pada 25 Agustus 2015. Penangkapan dilakukan pukul 18.30 WIB, tepatnya saat terduga teroris sedang ada di Jalan Solo. Ia disergap petugas saat membawa sepiring nasi. Ia tercatat sebagai salah satu DPO dan ditangkap dari hasil pengembangan terduga teroris di Solo, Jawa Tengah.

18 Juli 2018

Densus 88 menangkap seorang terduga teroris di sebuah warung makan di Jalan Perumnas, Dusun Ngropoh, Desa Condongcatur (Concat), Depok. Ismail pernah menjadi ikon Jogja bahkan DIY di cabang olahraga Judo. Selain karena prestasinya yang menorehkan emas saat PON, juga kepribadiannya yang cukup baik.

11 Desember 2018

Dua terduga teroris ditangkap di sebuah tempat kontrakan RT06/RW18, Dusun Krapyak, Kelurahan Sidoarum, Godean, Sleman. Dua terduga teroris itu adalah B asal dari Balikpapan, Kalimantan Timur dan IA alias MI asal dari Indramayu, Jawa Barat.  Terduga teroris yang berinisial IA ini, ditangkap saat sedang berada di sebuah warung makan di dusun tersebut. Pemilik warung, Partini mengungkapkan, IA ditangkap saat mengambil ramesan makan siang

BACA JUGA : TERORISME DI SLEMAN : Pelaku Sering Memakai Masker

Dua terduga teroris itu diduga terkait jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang disebut polisi kerap memotori aksi terorisme di Indonesia. Keduanya terlibat satu jaringan dan memiliki keterkaitan tentang rencana aksi terorisme bom di Indramayu.

18 Desember 2019

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di Dusun Kadisono, Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman pada 18 Desember 2019 . Petugas mengamankan sejumlah buku dari tempat tinggal terduga teroris tersebut.

20 Desember 2019

Rumah seorang warga berinisial PO di Dusun Kutu Wates, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Sleman kembali digeledah tim Densus. Penggeledahan itu dilakukan setelah polisi meringkus PO saat sedang berobat di Puskesmas Mlati.

Penggeledahan dilakukan selama empat jam mulai pukul 14.00-18.00 WIB. Sejumlah barang bukti seperti, cairan zar kimia, HT, pengisi daya ponsel (charger), stik berbahan besi hingga buku-buku disita aparat kepolisian.

3 Oktober 2020

Densus 88 menangkap seorang terduga teroris berinisial HD di Dusun Lojisari, Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman. Sejumlah barang bukti yang disita dari rumah terduga adalah barang-barang elektronik, ponsel, laptop, buku-buku. Selain menggeledah, Petugas kepolisian dengan bersenjata lengkap juga menutup akses jalan di kawasan rumah terduga teroris, HD.

2 April 2021

Densus 88 menggeledah rumah dan pondok pesantren di wilayah Kalurahan Sedangtirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman. Petugas menggeledah rumah milik warga berinisial H di Dawukan, Kalurahan Sedangtirto, Kapanewon Berbah, Sleman, selepas magrib hingga pukul 19.30 WIB. Selama proses penggeledahan polisi melakukan penjagaan ketat. Saat pengeledahan, pemilik rumah H tidak ada di tempat. Beberapa barang dibawa oleh petugas, seperti pedang dan buku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pesawat Susi Air Dibakar di Papua, Pilot dan Penumpang Hilang

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 11:37 WIB

Advertisement

alt

Ikuti Post-tour ATF, Banyak Peserta Terkesan dengan Objek Wisata DIY

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 10:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement