68 Foto Jurnalistik Ramaikan Pameran Merdeka di Nol KM Jogja
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Seminar Nasional dengan tema Mengkukuhkan Peran Mahasiswa Melalui Implementasi Nilai-nilai Kebangsaan dalam Menangkal Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi Guna Menjaga Persatuan dan Keutuhan NKRI, di wilayah Jogja pada Minggu (29/1/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Penangkapan tersangka teroris di wilayah Sleman beberapa waktu lalu memantik mitigasi dalam menangkal radikalisme dan terorisme di wilayah Jogja. Elemen mahasiswa dan kampus pun diajak untuk berperan aktif menangkal gerakan itu demi mewujudkan keutuhan NKRI.
Komitmen itu mencuat dalam Seminar Nasional Mengkukuhkan Peran Mahasiswa Melalui Implementasi Nilai-nilai Kebangsaan dalam Menangkal Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi Guna Menjaga Persatuan dan Keutuhan NKRI pada Minggu (29/1/2023). Di kesempatan itu, dilantik duta antiterorisme di kampus-kampus yang masuk dalam keanggotaan BEM Nusantara DIY.
Kasubdit Bintipsos Dit Binmas Polda DIY AKBP Tri Novi Purwaningrum mengatakan elemen mahasiswa dan kampus mestinya bersatu padu dan merapatkan barisan untuk berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan menangkal radikalisme, terorisme dan intoleransi yang dapat mengancam keutuhan NKRI, khususnya di wilayah Jogja.
"Kami telah melantik duta antiterorisme di kampus-kampus yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan membangun sinergisitas antara seluruh mahasiswa di Jogja," kata dia.
Menurutnya, kerja-kerja kepolisian dalam menangani dan menjaga kamtibmas tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Dia mengapresiasi inisiatif BEM Nusantara DIY dalam usaha dan kreativitasnya itu menghalau penyebaran radikalisme dan terorisme dengan berperan aktif dan bersinergi dengan Polri dan semua pihak.
Sementara, Koordinator Daerah (Korda) BEM Nusantara DIY M. Nur Fadillah mengingatkan maraknya penyebaran radikalisme yang mulai muncul kembali harus diwaspadai. Apalagi, anak muda dam mahasiswa cukup rentan terpapar ideologi radikal. Hal itu menjadi dasar bagi BEM Nusantara untuk menjalin sinergi dengan Polri dan semua pihak untuk menjaga kamtibmas dan keutuhan NKRI.
"Kami siap membentengi almamater dan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi yang ada di Jogja dari ideologi radikal dan pengaruh idiologi terlarang, jangan sampai masuk ke dalam lingkungan kampus dan mempengaruhi mahasiswa," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Megawati Soekarnoputri menyoroti eksploitasi tambang dan hutan yang dinilai hanya menguntungkan segelintir pihak serta mengancam generasi mendatang.
BGN mempertimbangkan test kit di setiap dapur SPPG untuk mendeteksi kandungan berbahaya pada makanan dan mencegah keracunan MBG.
BI mencatat transaksi KKI pemerintah mencapai Rp147,8 miliar pada triwulan II 2026, naik 69,5 persen dibanding tahun sebelumnya.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Prabowo mengapresiasi upacara penurunan bendera HUT Ke-81 RI yang berlangsung tertib dan khidmat di Istana Merdeka.