Advertisement
Dipatok untuk Tol Jogja Solo, Tanah Desa di Purwomartani Mangkrak 3 Tahun Belum Dibebaskan

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Tanah kas desa (TKD) di Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman hingga saat ini belum dibebaskan oleh tim persiapan Tol Jogja Solo meski lahan warga di sekitarnya sudah dibebaskan pada 2022 lalu.
Lurah Purwomartani, Semiyono, menjelaskan di Purwomartani total terdapat sekitar 7 hektare TKD yang tersebar di sembilan padukuhan. Dari jumlah tersebut, semuanya belum dibebaskan. “Memang rencana sesuai dengan instruksi pimpinan, Tanah Kas Desa tidak akan dibebaskan,” ujarnya saat ditemui, Senin (30/1/2023).
Advertisement
Ia belum mengetahui bagaimana teknis mekanisme perjanjian antara pihak tol dan Pemda DIY terkait dengan penggunaan TKD tersebut. “Ini masih disusun nanti bagaimana teknis dan mekanismenya. Sekarang baru diatur, jadi menunggu pergub yang akan datang,” ungkapnya.
Meski belum dibebaskan, TKD di Purwomartani yang semuanya berwujud sawah sudah berhenti dimanfaatkan oleh para perangkat Kalurahan sejak tiga tahun terakhir. “Sekarang sudah dikosongkan, sejak dipatoki sampai sekarang tidak ditanami. Kurang-lebih tiga tahun,” katanya.
Dengan dikosongkannya TKD, para perangkat pun saat ini kehilangan penghasilan tambahan. Ia juga belum tahu ke depan apakah akan ada kompensasi untuk perangkat pengelola TKD tersebut. “Belum pernah diberi informasi atau edaran, jadi kami masih berharap-harap,” ungkapnya.
BACA JUGA: Besok, Jembatan Kretek 2 di JJLS Bantul Akhirnya Dibuka untuk Uji Coba
Pihaknya berharap dengan digunakannya TKD untuk kepentingan tol, tidak lantas merugikan perangkat kalurahan karena haknya atas TKD diambil. “Kalau dilihat dari sekarang sudah tiga tahun berjalan ini, penghasilannya tidak ada,” kata dia.
Adapun untuk lahan warga terdampak tol di Purwomartani sudah dibebaskan sejak pertengahan 2022 lalu. “Sudah dibebaskan semua, kecuali beberapa yang masih ada masalah internal keluarga. Terakhir Desember 2022 kemaren,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Alasan KAI Gunakan Kuota BBM Subsidi saat arus Mudik Lebaran 2025
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ingin Hasil ASPD Optimal, Dinas Pendidikan Gunungkidul Gelar Tryout
- Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
Advertisement
Advertisement