Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Suasana di depan SDN Gendengan, Sleman, Rabu (1/2/2023)/ Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—SD Gendengan, Margodadi, Seyegan, Sleman meminta kepada siswanya untuk membawa bekal sendiri dan tidak keluar lingkungan sekolah saat istirahat.
BACA JUGA: Tips Bawakan Anak Bekal Sekolah
Permintaan ini dilakukan setelah salah satu siswa SD Gendengan mengalami pusing usai menerima permen dari seorang laki-laki asing, Kamis (26/1/2023) lalu.
"Sekarang kondisinya [siswa tersebut] sudah sehat, sudah masuk," kata Kepala Sekolah SDN Gendengan, Suwandi, Rabu (1/2/2023).
Suwandi menambahkan, dirinya juga tidak mengetahui siapa orang asing yang memberi permen tersebut dan apa motifnya. Meski demikian, dengan adanya kejadian ini sekolah akan lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan kepada para siswa.
Sekolah pun telah mengeluarkan imbauan kepada para siswa untuk membawa bekal dari rumah sehingga tidak perlu jajan di luar sekolah saat jam istirahat.
“Mulai besok ini kami sudah sepakat agar anak-anak membawa bekal,” ungkapnya.
Kemudian selama jam pelajaran dan istirahat, gerbang sekolah akan selalu ditutup. Hal ini untuk meminimalisasi siswa dan orang luar keluar masuk lingkungan sekolah. Kemudian saat pulang sekolah, jika siswa belum dijemput harus tetap berada di dalam sekolah.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswa SDN Gendengan saat sedang duduk di luar sekolah pada jam istirahat tiba-tiba dihampiri orang asing pada Kamis (1/2/2023). Orang asing itu menaiki mobil dan memberikan permen kepada anak tersebut.
Setelah memberi permen, orang asing itu mengatakan akan kembali lagi besok. Sedangkan anak yang menerima permen itu memakannya dan merasakan pusing serta mual. Anak itu lalu dibawa masuk ke sekolah dan keesokan harinya tidak masuk sekolah karena sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
BPS menjelaskan desil DTSEN sebagai posisi relatif kesejahteraan keluarga, bukan ukuran mutlak kemiskinan, pendapatan, atau kekayaan.
Taman Budaya Sleman telah PHO pada 20 Juli 2026. Pemkab Sleman mengusulkan Danais Rp18 miliar untuk pembangunan lanjutan 2027.
Kulonprogo membangun irigasi perpipaan gravitasi senilai Rp485 juta untuk mengatasi krisis air sawah padi di wilayah perbukitan.
DPR menilai penindakan TPPO modus pengantin pesanan penting untuk melindungi korban dan mencegah eksploitasi serta kekerasan.
DPRD Sleman berharap investasi kereta gantung Prambanan Rp200 miliar menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan UMK masyarakat.