Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi jalan tol./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Warga Nglarang dan Karangbajang, Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati, belum menyepakati nilai Uang Ganti Rugi (UGR) tol Jogja-Bawen. Badan Pertanahan Negara (BPN) DIY masih memberi waktu untuk musyawarah.
Kepala BPN DIY, Suwito, menjelaskan warga yang pada musyawarah pertama belum sepakat nilai UGR dari tim appraisal, telah diundang kembali untuk musyawarah kedua di BPN Sleman, Kamis (2/2/2023). “Musyawarah itu menyampaikan aspirasi, terus memperoleh informasi yang lebih detail,” katanya.
Jika penjelasan dan nilai UGR yang diberikan dianggap belum sesuai, dalam kesempatan ini warga bisa menanyakan ke tim appraisal. Dalam musyawarah kedua ini, warga bisa langsung menyepakati atau menunda kesepakatan.
BACA JUGA: 4 Pelaku Percobaan Pembunuhan Dukun Pengganda Uang di Sleman Ditangkap
BPN DIY tidak membatasi berapa kali musyawarah, sehingga masih akan memberi kesempatan kepada warga yang belum menerima nilai UGR, sebelum mengambil langkah konsinyasi. “Kami lihat dulu situasinya, dinamikanya masih memungkinkan,” ungkapnya.
Nilai yang ditentukan tim appraisal menurutnya sudah final. Namun perubahan nilai UGR bukan tidak mungkin. Hal ini bisa terjadi jika ada kesalahan dari sisi tim appraisal. “Misal tim appraisal salah mengklasterisasi terhadap jalan, yang seharusnya jalan poros desa tapi dinilai bukan itu, nanti kan ada koreksi,” ujarnya.
Bisa juga jika ada kesalahan pada penghitungan volume atau komponen yang belum dinilai, maka tidak menutup kemungkinan bisa terjadi perubahan pada nilai UGR setelah adanya koreksi. “Perubahannya bersifat perbaikan,” katanya.
Maka ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan musyawarah untuk memastikan penilaian tim appraisal sudah benar. “Makannya manfaatkan ruang musyawarah ini, bertanya secara detail. Siapa tahu dari tim appraisal ada kesalahan atau kurang cermat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.