Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi jalan tol./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Warga Nglarang dan Karangbajang, Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati, belum menyepakati nilai Uang Ganti Rugi (UGR) tol Jogja-Bawen. Badan Pertanahan Negara (BPN) DIY masih memberi waktu untuk musyawarah.
Kepala BPN DIY, Suwito, menjelaskan warga yang pada musyawarah pertama belum sepakat nilai UGR dari tim appraisal, telah diundang kembali untuk musyawarah kedua di BPN Sleman, Kamis (2/2/2023). “Musyawarah itu menyampaikan aspirasi, terus memperoleh informasi yang lebih detail,” katanya.
Jika penjelasan dan nilai UGR yang diberikan dianggap belum sesuai, dalam kesempatan ini warga bisa menanyakan ke tim appraisal. Dalam musyawarah kedua ini, warga bisa langsung menyepakati atau menunda kesepakatan.
BACA JUGA: 4 Pelaku Percobaan Pembunuhan Dukun Pengganda Uang di Sleman Ditangkap
BPN DIY tidak membatasi berapa kali musyawarah, sehingga masih akan memberi kesempatan kepada warga yang belum menerima nilai UGR, sebelum mengambil langkah konsinyasi. “Kami lihat dulu situasinya, dinamikanya masih memungkinkan,” ungkapnya.
Nilai yang ditentukan tim appraisal menurutnya sudah final. Namun perubahan nilai UGR bukan tidak mungkin. Hal ini bisa terjadi jika ada kesalahan dari sisi tim appraisal. “Misal tim appraisal salah mengklasterisasi terhadap jalan, yang seharusnya jalan poros desa tapi dinilai bukan itu, nanti kan ada koreksi,” ujarnya.
Bisa juga jika ada kesalahan pada penghitungan volume atau komponen yang belum dinilai, maka tidak menutup kemungkinan bisa terjadi perubahan pada nilai UGR setelah adanya koreksi. “Perubahannya bersifat perbaikan,” katanya.
Maka ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan musyawarah untuk memastikan penilaian tim appraisal sudah benar. “Makannya manfaatkan ruang musyawarah ini, bertanya secara detail. Siapa tahu dari tim appraisal ada kesalahan atau kurang cermat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 18 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.
MK menggelar sidang lanjutan uji materi KUHP Baru. Pasal penghinaan presiden hingga pidana zina menjadi sorotan.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Atletico Madrid menang 1-0 atas Girona di Liga Spanyol 2025/2026. Ademola Lookman mencetak gol kemenangan Los Colchoneros.
Prabowo menyerahkan alutsista TNI di Halim Perdanakusuma. Enam jet tempur Rafale jadi sorotan modernisasi TNI AU.