Jelang Iduladha 2026, 1.718 Hewan Kurban di Jogja Dipastikan Sehat
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Miniatur Sumbu Filosofi di selatan Tugu Golong Gilig atau Tugu Pal Putih, Jogja, Selasa (21/1/2023)./Harian Jogja-Budi Cahyana
Harianjogja.com, JOGJA—Dokumen pengajuan penetapan Sumbu Filosofi Jogja sebagai warisan budaya dunia oleh Organisasi Pendidikan Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangas atau United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) hampir beres untuk dikirim ke Paris, Prancis.
September nanti sidang penetapan Sumbu Filosofi sebagai warisan budaya dunia akan digelar di Riyadh, Arab Saudi. Kepala Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan DIY Dian Laksmi Pratimi menyampaikan jawatannya menargetkan sebelum 28 Februari 2023, dokumen untuk sidang penetapan Sumbu Filosofi sebagai warisan budaya dunia telah berada di Paris.
“Paling lambat minggu ketiga [Februari 2023], posisinya sudah di Jakarta. 28 Februari [2023] sudah terkirim,” katanya di Kompleks Kepatihan, Jumat (3/2/2023).
Setelah beberapa waktu lalu tim penilai dari UNESCO datang ke Jogja, Disbud DIY terus melakukan review terhadap dokumen pengajuan tersebut.
“Setelah itu [Tim Penilai dari UNESCO datang ke Jogja] banyak sekali proses secara virtual, proses surat menyurat dan juga online. Itu cukup banyak upaya yang harus kami lakukan, karena tidak semata menyangkut areanya, tetapi kesiapan masyarakat, kelembagaannya, dan hubungan dengan kementerian pusat,” paparnya.
Dian menyampaikan, saat ini dokumen tersebut hampir final, hanya tinggal perbaikan teknis, seperti perbaikan peta, kejelasan nilai penting sumbu filosofi, serta pengelolaannya. Dian menyampaikan dalam rencana pengelolaan Sumbu Filosofi, perlu kerja sama antarpemerintah daerah di lintas kabupaten/kota yang dilintasi sumbu filosofi.
Dokumen pengajuan tersebut terdiri dari dokumen dossier dan manajemen Sumbu Filosofi. Nantinya, dokumen tersebut akan menjadi pertimbangan dalam sidang penetapan Sumbu Filosofi sebagai warisan budaya dunia di Riyadh, Arab Saudi, pada September 2023.
BACA JUGA: Asyik..Rute Bus Jogja Heritage Track Akan Ditambah Tak Hanya Seputar Sumbu Filosofi
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Hilmar Farid bertandang ke Pemda DIY untuk membahas persiapan pengajuan Sumbu Filosofi DIY menjadi warisan budaya dunia. Dia menyampaikan, nominasi Sumbu Filosofi Jogja akan dibahas dalam sidang komite warisan budaya dunia UNESCO pada September 2023.
“Kami lapor ke Gubernur DIY, persiapannya sampai dimana. Nanti mohon berkenan untuk ikut hadir di Riyadh, Saudi Arabia,” katanya.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyampaikan belum dapat memastikan kehadirannya dalam sidang penetapan tersebut. “Saya belum bisa memastikan hadir atau tidak [saat sidang],” katanya.
Meski belum dapat memastikan kehadirannya, Sultan HB X berharap pengajuan sumbu filosofi sebagai warisan budaya dunia berhasil. “Harapan saya ya gol. Syukur bisa memperkuat pada waktu ada di sana [saat sidang penetapan],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.