Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Truk melintasi ruas jalan Tempel-Dekso, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Minggu (5/2/2023). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Ruas jalan Tempel-Dekso, Kalurahan banyurejo, Kapanewon Tempel, mengalami kerusakan yang diduga akibat proyek jalan tol Jogja-Bawen. Walau sudah ditambal, ruas jalan tersebut kembali berlubang karena banyaknya truk yang melewatinya.
Pantauan Harianjogja.com, dalam waktu tak sampai satu jam, belasan truk berbagai jenis melintasi jalan Tempel-Dekso, keluar dan masuk lokasi proyek konstruksi tol Jogja-Bawen yang telah dimulai sejak beberapa waktu terakhir, di Kalurahan Banyurejo, Minggu (5/2/2023) siang.
Sejumlah lubang berdiameter hingga 50 sentimeter menganga di beberapa titik. Selain lubang, kondisi jalan juga bergelombang dan berdebu. Untuk meminimalkan debu, beberapa kali truk pengangkut air menyirami ruas jalan tersebut dan daerah di sekitarnya.
BACA JUGA : Truk Proyek Tol Perparah Kerusakan di Ruas Jalan Tempel
Salah satu warga, Denny Tidar Jannu, menjelaskan ruas jalan Tempel-Dekso sebenarnya sudah rusak sejak sebelum pembangunan tol karena memang sering dilewati truk. “Terus sekarang diperparah setelah adanya tol, sama berdebu juga,” ujarnya.
Terkait dengan kerusakan akibat proyek tol, dia mengungkapkan sudah ada upaya penambalan dari pihak tol sekitar tiga hari yang lalu, namun kembali berlubang. “Sudah ditambal, tetapi kan sama aja, nambalnya seberapa, sekarang sudah berlubang lagi,” katanya.
Menurutnya, penambalan yang dilakukan tidak akan awet karena hanya penambalan kecil, sementara setiap hari puluhan truk dengan muatan berat melintasi jalan tersebut. “Aspal itu kalau gak di keruk terus dibikin baru gak bakal awet,” kata dia.
Warga di sekitar jalan Tempel-Dekso sempat menanam pohon pisang di lubang jalan itu dengan harapan mendapat atensi dari pihak berwenang dan segera ditangani. Tetapi sayangnya setelah pohon pisang dilepas dan jalan diperbaiki, hanya berselang tiga hari sudah kembali berlubang.
Kerusakan jalan di DIY akhir-akhir ini menjadi viral setelah salah satu warganet melaporkan kerusakan Jalan Godean Sleman kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming lewat akun twitter. Unggahan lewat twitter berbau sindiran itu kemudian ditanggapi oleh anak Presiden Jokowi itu dengan bertanya lokasi jalan tersebut.
BACA JUGA : Salah Satu Pelaku Pengeroyokan di Simpang Tiga Pasar
“Halo mas @gibran_tweet tolong Jalan Godean diaspal alus mas,” tulis akun @agarynt pada Selasa (31/1/2023).
Warganet menyampaikan permintaan kepada Gibran sebagai bentuk sindiran karena pejabat setempat di wilayah DIY maupun Sleman khususnya dinilai belum dapat memenuhi keinginan masyarakat terkait jalan yang halus di sepanjang Godean. Dengan me-mention ke akun twitter Gibran harapannya bisa mendapatkan respons.
Pertanyaan warganet itu kemudian ditanggapi oleh Gibran dengan Kembali bertanya lokasi jalan yang diinginkan untuk diperbaiki. “Maaf pak. Godean itu mana ya?,” tulisnya lewat akun @gibran_tweet.
Atas respons Gibran yang kemudian viral itu, Pemda DIY berjanjia akan memprioritaskan perbaikan Jalan Godean yang sudah sekitar 20 tahun tidak pernah mendapatkan penanganan konstruksi. Bagaimana dengan kerusakan jalan akibat proyek tol Jogja Bawen ini, apakah perlu diadukan ke Gibran?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.