Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ilustrasi pelecahan seksual/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Guru berinisial D yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya masih tetap mengajar di SD di Kecamatan Wonosari. Dinas Pendidikan Gunungkidul akan memberikan sanksi lebih tegas dengan memindahkannya ke kapanewon lain.
Kepala Sekolah tempat D mengajar, LS, mengatakan, dugaan pelecehan seksual telah usai menyusul kesepakatan antara keluarga korban dengan pelaku untuk berdamai.
“Masih di sini. Dia adalah guru PNS yang berstatus wali kelas,” kata LS kepada wartawan, Senin (6/2/2023).
Menurut dia, guru D telah mengakui bersalah dan meminta maaf. Meski demikian, LS mengaku tidak tahu menahu lokasi pelecehan terjadi. “Saya kurang tahu lokasi kejadiannya di mana, tapi jelasnya yang bersangkutan telah mengakuinya,” ungkapnya.
Sekolah juga telah memberikan sanksi, baik teguran secara lisan maupun tertulis kepada yang bersangkutan. “Sudah selesai dan sanksi juga telah diberikan,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengatakan masih mengkaji sanksi yang lebih tegas. Untuk sementara, D dipindahkan ke kelas lain dan jam mengajarnya dikurangi.
“Pasti ada hukuman disiplin lanjutan. Rencannya, yang bersangkutan akan dimutasi ke luar Kapanewon Wonosari,” katanya.
BACA JUGA: Ketua Remais Cabuli Anggotanya Saat Menginap di Masjid di Gamping Sleman
Terungkapnya kasus pelecehan ini bermula laporan dari wali murid pada 26 Januari 2023 lalu yang tak terima anaknya mendapatkan perlakukan tidak senonoh dari D.
Sehari berselang, dilakukan mediasi antara pelaku dengan keluarga korban. Hasil pertemuan ini menyepakati kasus diselesaikan secara kekeluargaan.
Pelaku juga telah membuat surat pernyataan yang intinya menyesal telah memegang dada dan pinggan salah seorang siswa. Di dalam surat ini ia meminta maaf dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.