Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo (tengah) menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Abyakta di Gedung Sebaguna Pemprov Sumatera Utara, Kamis (9/2/2023)/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN — Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mendapatkan penghargaan Anugerah Kebudayaan (AK) Abyakta yang diberikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) atas inovasi Batik Sinom Parijoto yang menjadi batik khas Kabupaten Sleman dengan memanfaatkan kearifan lokal.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Ketua PWI Pusat, Atal S. Depari, dalam kegiatan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023 yang berlangsung di Gedung Sebaguna Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kamis (9/2/2023).
Penghargaan AK PWI ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada Pimpinan Daerah yang dinilai sukses dalam inovasinya di bidang sandang, pangan, dan papan. Kustini menjadi salah satu dari 10 Pimpinan Daerah yang mendapatkan penghargaan tersebut.
Dalam proses penilaian, Kustini telah mempresentasikan di hadapan juri AK PWI yang terdiri dari akademisi, seniman, pengamat kebudayaan, dan wartawan senior, bertempat di Kantor PWI Pusat beberapa waktu lalu. Adapun inovasi yang diangkat oleh Kustini adalah Batik Sinom Parijotho sebagai batik khas Kabupaten Sleman.
BACA JUGA: Kustini Jadikan Batik Sinom Parijotho Salak sebagai Branding Kabupaten Sleman
Setelah dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan AK PWI 2023, Bupati Sleman beserta sembilan Pimpinan Daerah lainnya melakukan pemaparan inovasi yang dilakukan di daerahnya masing-masing dalam kegiatan diskusi kebudayaan.
Ketua Umum PWI Pusat, Atal S. Depari, berharap pimpinan daerah dapat melestarikan kebudayaan Indonesia, sebagaimana ciri khas di daerah masing-masing, melalui sandang, pangan, dan papan. Penghargaan atas budaya merupakan wujud dari sebuah bangsa yang beradab.
“Karenanya, peran pers dalam hal menjaga serta memelihara kebudayaan juga diperlukan, sehingga tidak hanya fungsi lembaga pendidikan dan pemerintah saja, tetapi perlu sinergi dan kolaborasi bersama,” katanya.
Usai menerima penghargaan AK PWI 2023, Kustini menyampaikan terimakasih dan bangga atas apresiasi terhadap inovasi batik Sinom Parijotho sebagai batik khas Kabupaten Sleman. Penghargaan anugrah kebudayaan ini merupakan hasil Kerja keras yang panjang.
Kustini menyebut batik sinom parijoto kini menjadi branding Kabupaten Sleman. “Dan bahkan menjadi produk unggulan dan merambah hingga tingkat internasional,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.