Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Operasi Keselamatan Progo 2023 di kawasan Bundaran Tugu Tobong Gamping di Kalurahan Logandeng, Playen, Gunungkidul, Minggu (12/2/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul mencatat ratusan pelanggaran selama Operasi Keselamatan Progo 2023 yang berlangsung mulai 7 Februari 2023. Pelanggaran didominasi sepeda motor yang menggunakan knalpot blombongan.
Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP A. Purwanta mengatakan Operasi Keselamatan Progo 2023 berlangsung pada 7 sampai dengan 20 Februari 2023. Hingga hari kelima pelaksanaan operasi atau Minggu (12/2/2023) sudah ada ratusan pengendara yang terjaring razia.
Dia mencontohkan razia di Bundaran Tugu Tobong Gamping di Siyono, Kalurahan Logandeng, Playen, pada Minggu siang menjaring puluhan pengendara. 17 pelanggar dikenakan sanksi tilang dan sebanyak 25 pengendara diberikan sanksi teguran.
“Lokasi operasi tidak hanya di satu titik, tapi ada tempat-tempat strategis lainnya dijadikan tempat razia,” kata Purwanta kepada wartawan, Minggu siang.
Menurut dia, ratusan pelanggar yang operasi karena pelat nomor tidak dipasang di morot, tidak memakai helm, hingga kendaraan tidak memakai spion. Namun, lanjut dia, pelanggaran terbanyak adalah motor yang menggunakan blombongan atau brong.
BACA JUGA: Konvoi Knalpot Blombongang, Puluhan Simpatisan Partai di Jogja Ditindak Polisi
Purwanta menjelaskan knalpot blombongan menyalahi aturan. “Tidak boleh digunakan di kendaraan yang melintas di jalan raya,” ungkapnya.
Dia berharap kepada para orang tua untuk terus mengawasi anaknya. Hal ini dikarenakan kebanyakan pelanggar lalu lintas merupakan kalangan remaja.
“Rata-rata masih duduk di bangku sekolah. Butuh partisipasi bersama agar anak-anak atau remaja mau tertib dalam berlalulintas,” katanya.
BACA JUGA: Polres Bantul Sita 70 Unit Sepeda Motor Berknalpot Blombongan
Kapolres Gunungkidul, AKP Edy Bagus Sumantri mengatakan Operasi Keselamatan merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan ketertiban berlalu lintas sehingga angka kecelakaan dapat ditekan.
“Ada 140 personel yang kami terjunkan selama operasi berlangsung,” kata Edy kepada wartawan.
Edy berharap pelaksanaan operasi dapat berjalan dengan lancar dan tujuan menekan angka kecelakaan dapat diwujudkan. “Penindakan yang kami kedepankan berupa teguran bersifat simpatik, tapi ada juga yang diproses melalui tilang elektronik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Jogja Photo Art Experience menghadirkan 168 karya dari 45 pameris dalam tujuh ruang instalasi seni di Jogja City Mall hingga 31 Desember 2026.
Calon penerima bansos 2027 perlu memiliki IKD aktif untuk daftar mandiri melalui Perlinsos Digital. Simak syarat dan cara aktivasi IKD.