Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja meringkus seorang peternak berinisial RF alias Batang, 23, lantaran terlibat peredaran narkotika jenis pil Yarindo. Dari tangan tersangka polisi mengamankan sebanyak 110 butir pil siap jual dan lima butir lainnya dari tangan pembeli.
Kepala Seksi Humas Polresta Jogja AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan, penangkapan tersangka Batang diawali dengan kecurigaan petugas terhadap seorang perempuan. Saat diperiksa, petugas menemukan satu plastik klip kecil yang di dalamnya berisi lima butir pil warna putih yang bersimbolkan Y/Yarindo.
Setelah diinterogasi, perempuan itu mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang. Ia membeli sebanyak 100 butir pil seharga Rp250.0000. Setelah ditelusuri, petugas mendapatkan informasi bahwasanya sumber pil Yarindo itu diperoleh dari tersangka Batang.
"Setelah mengumpulkan barang bukti dan informasi terkait, tersangka Batang kita ringkus pada hari yang sama di Jomblang, Ringinharjo, Bantul," kata Timbul, Jumat (24/2/2023).
Baca juga: PNS DIY Terlibat Pemalsuan Sertifikat Vaksinasi Covid-19? Pemda Siapkan Sanksi Tegas
Dijelaskan Timbul, tersangka Batang menjual narkotika itu secara daring lewat aplikasi perpesanan. Setelah setuju untuk bertransaksi dengan seorang pembeli mereka akan bertemu di tempat tertentu untuk penyerahan barang dan uang tunai.
Tersangka Batang merupakan warga Bogor yang beralamat di Trirenggo, Bantul. Sehari-hari dia bekerja sebagai buruh harian lepas dan juga peternak. Motifnya mengedarkan narkotika itu lantaran kondisi ekonomi. Dirinya mengaku mendapatkan pasokan pil Yarindo dari seseorang berinisial B.
"Sumber pemasok pil Yarindo kepada tersangka Batang saat ini masih kita lacak," kata Timbul.
Polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp450.000 hasil penjualan pil Yarindo. Ia dijerat dengan Pasal 196 atau pasal 197 UU RI NO.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.