Advertisement

Peringati 1 Abad NU, Lapangan Paseban Jadi Lautan Manusia

Ujang Hasanudin
Minggu, 26 Februari 2023 - 14:17 WIB
Sunartono
Peringati 1 Abad NU, Lapangan Paseban Jadi Lautan Manusia Sejumlah warga NU tampak memadati Jalan Jenderal Sudirman Bantul di acara jalan sehat dalam rangka memperingati puncak acara satu abad NU, Minggu (26/2/2023). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin.

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Ribuan warga nahdliyin atau sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama (NU) mengikuti jalan sehat sebagai bagian dari puncak acara peringatan satu abad NU di Lapangan Paseban Bantul Minggu (26/2/2023) pagi. Jalan sehat sejauh 3,3 kilometer tersebut dilepas langsung oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.

Dari pantauan di lokasi, Lapangan Paseban penuh dengan lautan manusia, bahkan peserta jalan sehat yang terdiri dari anak-anak, remaja, kaum ibu, bapak hingga lansia meluber sampai Jalan Jenderal Sudirman dari simpang empat Gose sampai Pasar Bantul.  Jalan Jenderal Sudirman pun ditutup total dari simpang empat Gose di selatan sampai simpang empat Klodran di utara.

Advertisement

Adapun rute yang dilaui adalah dari Lapangan Paseban ke selatan sampai simpang empat Gose, kemudian ke timur atau Jalan Urip Sumoharjo sampai NU Mart kemudian belok kiri menuju dusun Jedigan ke depan Pasar Bantul dan kembali ke Paseban.  

BACA JUGA : Peringatan 1 Abad NU di Lapangan Paseban Nanti Malam

Sejumlah aparat kepolisian dibantu personel Banser tampak sibuk mengalihkan arus lalu lintas dan mengamankan jalannya acara. Ketua Panitia Hari Lahir (Harlah) NU Cabang Bantul, Budi Suprapto mengatakan jalan sehat yang digelar merupakan bagian dari rangkaian event Harlah NU ke-100 tahun satu abad.

“Ini puncak acara Harlah NU, kami ingin menunjukan rasa syukur kami warga NU sama-sama hadir di acara jalan sehat ini dalam kondisi menunukan kebersamaan warga NU Bantul,” katanya disela-sela acara jalan sehat.

Ia memperkirakan peserta jalan sehat tersebut diikuti puluhan ribu orang. Terlihat dari kupon doorprize yang disediakan sebanyak 50.000 lembar habis, bahkan banyak peserta yang tidak kebagian kupon. Peserta yang hadir mulai dari pengurus cabang NU Bantul sampai pengurus tingkat ranting atau perdukuhan. Belum lagi badan otonom seperti fatayat, muslimat, ikatan pelajar NU, Ansor, Banser, hingga warga NU non struktural.

“Ini menunjukan bahwa warga NU terkonsolidasi dengan baik dan solid,” katanya. Budi berharap dengan solidnya warga NU bisa menjaga paham-paham yang dapat merusak citra Islam dan memecah belah NKRI.

BACA JUGA : Unik dan Meriah, Nikah Bersama untuk Merayakan 1 Abad NU

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan warga Nu telah menunjukan soliditas dan ketaatannya pada kiai dan pemimpin. Menurutnya, banyaknya warga NU merupakan salah satu potensi luar biasa untuk membangun Bantul. “Misalnya memerangi kemiskinan, mengatasi stunting dan juga mengatasi sampah yang menjadi persoalan di Bantul,” ujarnya.

Halim yang juga bagian dari warga nahdliyin mengaku senang bisa ikut berkumpul bersama ribuan nahdliyin dalam rangka memperingati satu abad NU. Jalan sehat tersebut juga diikuti sejumpah pejabat tingkat nasional, DIY, hingga Kabupaten Bantul. “Kami tidak tahu di abad kedua NU ini apakah saya masih bisa berkumpul atau tidak,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pakar Kesehatan Sarankan Vaksin Dengue untuk Perlindungan DBD

News
| Kamis, 23 Mei 2024, 12:27 WIB

Advertisement

alt

Lokasi Kolam Air Panas di Jogja, Cocok untuk Meredakan Lelah

Wisata
| Senin, 20 Mei 2024, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement