Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sejumlah spanduk terpasang di jalan Tempel-Dekso sebagai bentuk protes warga, Sabtu (25/2/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Jalan rusak di ruas Tempel-Dekso, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman ternyata sering menyebabkan kecelakaan. Warga berharap ada perbaikan menyeluruh di ruas jalan tersebut. Ruas jalan ini merupakan akses utama pengangkut material untuk pembangunan tol Jogja-Bawen.
Sejumlah pekerja terlihat menambal aspal yang berlubang di ruas jalan Tempel-Dekso, Sabtu (25/2/2023) siang. Penambalan lubang-lubang di ruas jalan tersebut sudah kesekian kalinya dilakukan, karena aspal kerap kembali berlubang tak lama setelah penambalan.
Hal ini dikeluhkan Agus Salim, warga Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel. Menurutnya sudah sering jalan Tempel-Dekso ditambal, tapi akan kembali berlubang. “Karena digunakan lewat truk-truk besar,” ujarnya.
BACA JUGA : Kontraktor Tol Jogja Bawen Perbaiki Jalur Tempel Dekso
Rusaknya jalan Tempel-Dekso membahayakan pengendara yang lewat. Ia menceritakan tak hanya sekali-dua kali ada pengendara motor yang menjadi korban kecelakaan di jalan ini. “Ada yang sampai meninggal dunia, warga sini,” ungkapnya.
Rawannya jalur tersebut disebabkan karena pengendara motor tidak bisa melihat lubang di jalan ketika melaju di belakang mobil. Sehingga saat menghadapi lubang, pengendara motor kaget dan menyebabkannya terjatuh.
“Di depan sini beberapa kali kejadian. Baru sekali menelan nyawa, tapi kalau korban luka sering. Korban cacat seumur hidup juga ada. Di depan kuburan sana ke selatan, pernah motor menyalip truk, tidak tahu di kanan lubangnya dalam, terpelanting ibu-ibu,” kata dia.
Selain sebagai akses utama untuk kendaraan proyek pembangunan tol Jogja-Bawen, ruas jalan tersebut juga digunakan truk-truk besar sebagai jalur alternatif yang menghubungkan Jalan Magelang sampai jalan Wates. “Terutama kalau malam, rumah bisa sampai bergetar,” katanya.
BACA JUGA : Ruas Jalan Tempel-Dekso Rusak Parah Akibat Truk
Menurutnya, truk-truk yang melewati jalan Tempel-Dekso melebihi kemampuan jalan saat ini, sehingga akan rusak kembali walau berkali-kali ditambal. Dengan kualitas seadanya dan muatan kendaraan yang lewat, penambalan aspal hanya akan bertahan sekitar dua hari.
Maka warga berharap pemerintah dapat memperbaiki ruas jalan tersebut agar lebih kuat saat dilewati truk, bukan hanya ditambal saja. Warga sampai memasang beberapa spanduk protes untuk meminta pemerintah agar memperbaiki jalan tersebut.
Salah satu spanduk bertuliskan ‘Sepet-sepet sawone mentah, diampet-ampet pemerintah ora obah’, ada pula spanduk bertuliskan peringatan kepada pengendara, ‘Kurangi kecepatan, hindari jalan berlubang’.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.