130 Warga Sleman Keracunan Usai Hajatan, Ini Hasil Uji Laboratoriumnya
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Ilustrasi sapi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Ratusan sapi di Kabupaten Bantul terserang penyakit lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD).
Untuk mengantisipasi meluasnya penyakit lato-lato, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul telah meminta vaksin LSD kepada Kementerian Pertanian.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Ajukan Vaksin LSD
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo mengatakan bahwa per Selasa 28 Februari 2023, terdapat sejumlah 114 sapi di Bantul terpapar penyakit lato-lato.
“Kalau kematian akibat LSD itu tidak ada. Hanya saja memang sapi yang terpapar per 28 Februari 2023 kemarin sudah mencapai 114 sapi. Jumlah paling banyak ditemukan di Pajangan dan Sedayu,” kata Joko ditemui di kantornya pada Rabu (1/3/2023).
Sejauh ini DKPP Bantul telah melakukan vaksinasi LSD untuk 180 sapi. Belum terealisasinya pengajuan vaksin penyakit lato-lato membuat dinas belum bisa memperluas vaksinasi LSD.
“Januari 2023 itu kami telah mengajukan vaksin sebanyak 3.500 dosis. Tapi kami baru dapat 180 dosis. Itu kami berikan kepada para ternak sapi di seluruh Bantul,” katanya.
Untuk menekan penyebaran atau munculnya LSD, Joko menyarankan agar para pemiliki ternak menjaga kebersihan ternak. Lalu, apabila terdapat hewan ternak yang telah menunjukkan gejala terserang LSD, maka dia berharap agar memisahkan hewan tersebut di lokasi yang berbeda.
“Pokoknya jangan dicampur dengan ternak yang sehat. Tidak hanya itu, kalau habis membeli sapi, ya jangan langsung mencampur dengan ternak yang sudah ada. Faktornya itu kebersihan,” ucapnya.
Kendati penyebaran LSD tersebut tidak secepat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), namun Joko menegaskan bahwa dengan terjangkitnya hewat ternak seperti sapi oleh LSD, hal tersebut dapat menurunkan nilai jual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.