Advertisement
Isu Tanah Ramai di Medsos, Warga Jogja Diminta Tak Terpancing dan Utamakan Musyawarah

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) setempat mengajak warga Jogja untuk ikut serta menjaga suasana kondusif dan tidak terpancing dengan narasi yang berkembang di media sosial beberapa waktu terakhir terkait isu pertanahan. Pernyataan ini merespons munculnya gerakan berbau rasisme imbas viralnya masalah pertanahan di platform Facebook baru-baru ini.
"Kita sepakat untuk saling memahami dan menghargai, kita terbuka terhadap semua hal. Saya harap kita jadi warga negara yang taat hukum dan mengedepankan musyawarah," kata Kepala Badan Kesbangpol DIY, Dewo Isnu Broto Imam Santoso dalam pertemuan yang digelar Rabu (8/3/2023).
Advertisement
Dewo menyebut, pihaknya terbuka terhadap semua golongan masyarakat dan diharapkan aspirasi terkait dengan gejolak sosial di akar rumput bisa disampaikan kepada pihaknya. Segenap elemen masyarakat juga diimbau untuk menahan diri dan mementingkan dialog untuk menyelesaikan persoalan yang muncul belakangan ini.
"Ke depan mari koordinasi dengan Kesbangpol kalau ada yang ingin disampaikan terkait dengan fenomena persoalan yang berpotensi memecah belah warga," ujarnya.
Senada Kasatintelkam Polresta Jogja AKP Satrio Arif Wibowo mengajak semua pihak untuk menyelesaikan persoalan itu secara jernih dan kepala dingin. Semua pihak diharapkan tidak terpancing dengan emosi sesaat yang ke depan malah menimbulkan insiden negatif dan mengganggu suasana keamanan dan ketertiban di wilayah setempat.
BACA JUGA: Sebagian Lahan Tol Jogja YIA di Sleman Telah Diperjualbelikan
"Polresta mengajak semua pihak menyelesaikan masalah dengan kepala jernih untuk kepentingan Jogja dan menjaga agar Jogja aman dan kondusif," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Perhatian! Lusa, Polri Lakukan Flag Off One Way Secara Nasional
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
- H+3 Lebaran 2025, Pantai Parangtritis Dikunjungi 14.000 Wisatawan
Advertisement
Advertisement