Memetri Kaistimewan DIY ke-14, Senam Lansia Digelar di Paseban Bantul
Senam bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY.
Logo resmi PON XX PAPUA. /Antara\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja menganggarkan dana sebanyak Rp6,7 miliar lebih pada 2023 untuk disalurkan kepada atlet, pelatih, official dan organisasi cabang olahraga yang berprestasi. Adanya program tersebut nantinya diharapkan membuat peningkatan capaian prestasi olahraga di wilayah setempat.
Ketua KONI Kota Jogja Aji Karnanto menyebutkan, penyelenggaraan pembinaan prestasi olahraga di Kota Jogja yang akan dilaksanakan oleh pihaknya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di mana alokasi keuangan tahun sebelumnya dianggarkan dalam APBD masuk dalam kegiatan belanja hibah kali ini melalui sistem belanja langsung.
BACA JUGA : Bersiap Jadi Tuan Rumah Porda 2025, KONI Gunungkidul
"Kami sudah anggarkan pemberian tali asih senilai Rp6,7 miliar tahun ini dan itu sebesar 73 persen dari total anggaran," ujarnya, Senin (13/3/2023).
Selain itu pada tahun ini pihaknya juga akan memberikan bantuan peningkatan mutu bagi atlet, pelatih dan tenaga teknis. Pemberian bantuan keorganisasian dan peningkatan mutu fasilitasi olahraga milik itu bertujuan untuk pembinaan olahraga prestasi berbasis kewilayahan yang tersebar di 14 kemantren.
"Dukungan fasilitas dan tali asih itu kami harapkan jadi pemicu para atlet dan semua pihak untuk semangat dan bersiap pada ajang Porda DIY 2025 mendatang," jelas dia.
Penjabat Walikota Jogja Sumadi mengatakan, pembinaan olahraga prestasi di Kota Jogja membutuhkan perhatian yang intens serta fokus dalam rangka mendukung pengembangan atlet di berbagai kompetisi olahraga.
BACA JUGA : KONI DIY Ingin Ada Rekor Nasional Ajang Porda 2022
"Melalui KONI, kmi berharap dapat berperan mengajak seluruh stakeholder di dunia olahraga untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi dalam memajukan olahraga di Kota Jogja. Bersama-sama menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perkembangan olahraga, mulai dari penyediaan fasilitas dan infrastruktur yang memadai, hingga program-program pembinaan dan pelatihan yang berkualitas," ujar Sumadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Senam bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY.
RSUP Dr. Sardjito mengirim tujuh tenaga medis multidisiplin ke NTT untuk membantu korban gempa dan memperkuat layanan di RSUD Bajawa.
Toyota Agya berisi enam wisatawan Boyolali terperosok ke tepian Telaga Sarangan, Magetan. Seluruh penumpang selamat tanpa luka.
Warga Vila Banguntapan Asri Bantul mengeluhkan kolam koi 1,2 hektare yang disebut membuat sumur kering dan air tercemar.
Penembakan terjadi di SMA Ateneo de Zamboanga, Filipina. Empat orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka, termasuk siswa dan petugas keamanan.
Denny Sumargo menjadi produser sekaligus pemeran film Baby Udon. Ia menyebut proyek ini sebagai cara keluar dari zona nyaman dan terus bertumbuh.