Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Logo resmi PON XX PAPUA. /Antara\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja menganggarkan dana sebanyak Rp6,7 miliar lebih pada 2023 untuk disalurkan kepada atlet, pelatih, official dan organisasi cabang olahraga yang berprestasi. Adanya program tersebut nantinya diharapkan membuat peningkatan capaian prestasi olahraga di wilayah setempat.
Ketua KONI Kota Jogja Aji Karnanto menyebutkan, penyelenggaraan pembinaan prestasi olahraga di Kota Jogja yang akan dilaksanakan oleh pihaknya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di mana alokasi keuangan tahun sebelumnya dianggarkan dalam APBD masuk dalam kegiatan belanja hibah kali ini melalui sistem belanja langsung.
BACA JUGA : Bersiap Jadi Tuan Rumah Porda 2025, KONI Gunungkidul
"Kami sudah anggarkan pemberian tali asih senilai Rp6,7 miliar tahun ini dan itu sebesar 73 persen dari total anggaran," ujarnya, Senin (13/3/2023).
Selain itu pada tahun ini pihaknya juga akan memberikan bantuan peningkatan mutu bagi atlet, pelatih dan tenaga teknis. Pemberian bantuan keorganisasian dan peningkatan mutu fasilitasi olahraga milik itu bertujuan untuk pembinaan olahraga prestasi berbasis kewilayahan yang tersebar di 14 kemantren.
"Dukungan fasilitas dan tali asih itu kami harapkan jadi pemicu para atlet dan semua pihak untuk semangat dan bersiap pada ajang Porda DIY 2025 mendatang," jelas dia.
Penjabat Walikota Jogja Sumadi mengatakan, pembinaan olahraga prestasi di Kota Jogja membutuhkan perhatian yang intens serta fokus dalam rangka mendukung pengembangan atlet di berbagai kompetisi olahraga.
BACA JUGA : KONI DIY Ingin Ada Rekor Nasional Ajang Porda 2022
"Melalui KONI, kmi berharap dapat berperan mengajak seluruh stakeholder di dunia olahraga untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi dalam memajukan olahraga di Kota Jogja. Bersama-sama menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perkembangan olahraga, mulai dari penyediaan fasilitas dan infrastruktur yang memadai, hingga program-program pembinaan dan pelatihan yang berkualitas," ujar Sumadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.