Polres Gunungkidul Buru 2 Pelaku Penipuan Proyek KDMP, Sempat Mangkir
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
Ketua KONI DIY, Djoko Pekik (kanan) melantik pengurus KONI Gunungkidul periode 2022-2026 di Taman Budaya Gunungkidul. Selasa (27/12/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, Gunungkidul — Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gunungkidul periode 2022-2026 dilantik di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (27/12/2022).
Kepengurusan baru ini akan fokus untuk kesuksesan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) pada 2025 mendatang.
Pelantikan pengurus baru ini dilakukan oleh Ketua KONI DIY, Djoko Pekik yang disaksikan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryata. Selain itu, pelantikan juga dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) serta perwakilan pengurus cabang olahraga di Bumi Handayani.
Dalam sambutannya, Djoko memberikan ucapan selamat kepada pengurus KONI Gunungkidul yang dipimpin oleh Irfan Ratnadi. Diharapkan dengan adanya kepengurusan baru dapat berperan dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga di Gunungkidul.
“Untuk peningkatan prestasi tidak hanya jadi tugas KONI, tapi juga ada kerja sama dengan pemkab maupun pihak ketiga,” kata Djoko, Selasa siang.
BACA JUGA: Wisatawan ke Gunungkidul Membeludak, Ini yang Harus Diwaspadai..
Menurut dia, peningkatan prestasi membutuhkan proses yang panjang, serta komitmen penuh dari pemerintah. Sebagai contoh, untuk mencetak atlet berprestasi dibutuhkan waktu sekitar sepuluh tahun.“Memang tidak bisa serta merta harus langsung jadi. Tetapi harus berjenjang dan secara berkelanjutan,” katanya.
Ketua KONI Gunungkidul, Irfan Ratnadi membenarkan bahwa prestasi olahraga tidak bisa dibentuk secara instan. Meski demikian, dia berjanji untuk berperan dalam upaya peningkatan tersebut.
Menurut dia, target yang realistis dalam kepengurusannya adalah menyukseskan Gunungkidul sebagai tuan rumah Porda DIY di 2025 mendatang. Keberhasilan tidak hanya menjadi penyelenggara, tapi juga dari sisi prestasi. “Masih ada waktu sekitar 2,5 tahun untuk mempersiapkannya,” katanya.
Irfan menambahkan, kesuksesan sebagai tuan rumah diharapkan bisa terealisasinya penyelenggaraan cabang olahraga keseluruhnya di Gunungkidul. Harapan ini butuh dukungan dari pemkab guna merealisasikan pembangunan Sports Center yang telah direncanakan sejak beberapa tahun yang lalu.
“Idealnya Sports Center segera dibangun, tetapi kami juga harus menyiapkan rencana cadangan apabila hal tersebut belum bisa direalisasikan. Yang jelas, kami ingin sukses sebagai tuan rumah porda,” katanya.
Adapun kesuksesan di bidang prestasi, Irfan juga sudah menyiapkan beberapa rencana. Salah satunya dengan mempersiapkan cabang olahraga unggulan yang menjadi lumbung meraih medali. “Porda tahun ini [di Sleman], Gunungkidul bisa menempati urutan empat. Mudah-mudahan sebagai tuan rumah, nantinya prestasi yang diperoleh bisa ditingkatkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
Timnas voli U-18 Indonesia hadapi Chinese Taipei di AVC U-18 Championship 2026. Peluang lolos ke perempat final terbuka jika Garuda Muda raih kemenangan.
Kebakaran restoran Rong Beer Na Ladprao di Bangkok tewaskan 30 orang, mayoritas terjebak di toilet. 17 perempuan dan 8 pria teridentifikasi.
Diego Forlan ditunjuk sebagai pelatih sementara Uruguay usai Marcelo Bielsa mundur. Misi Forlan: bangkitkan La Celeste dan lolos ke Piala Dunia 2030.
BYD membuka opsi refund penuh kepada 1.265 konsumen di Australia setelah menjual mobil dengan tahun produksi berbeda. Kerugian perusahaan berpotensi menembus Rp
Apple siapkan chip M7 Ultra 2028 untuk AI, dengan memori 1,5TB dan performa setara Nvidia Blackwell. Langkah ambisius di era kecerdasan buatan.